mindis.id
Latest News
Thursday, January 10, 2019

Komunitas Emperan Baca: Ngemper yang Bermanfaat

Baca Juga

  Komunitas Emperan Baca (KEB), memiliki tujuan untuk menghidupkan budaya literasi dan meningkatkan kecerdasan bangsa. 

MINDIS.ID, Jakarta - “Berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menghidupkan budaya literasi di kalangan masyarakat”. Itulah yang menjadi visi Komunitas Emperan Baca yang berdiri sejak 1 Mei 2018. Komunitas ini dipelopori oleh Nur Hidayatulloh atau akrab disapa Hidayat, mahasiswa Program Studi Alat Berat Politeknik Negeri Jakarta bersama rekannya, yaitu Ahmad Syahbani yang bekerja di perusahaan swasta. 

Komunitas Emperan Baca atau akrab disebut KEB ini bermula dari keresahan Hidayat melihat sudah jauhnya masyarakat Indonesia dari buku bacaan. Perkembangan gawai dengan adanya buku elektronik ini yang membuat masyarakat seolah lupa budaya membaca buku. Oleh karena itu, Hidayat yang bermodalkan koleksi buku pribadinya berinisiatif mendirikan KEB sebagai ruang baca untuk masyarakat umum. 

Tempat untuk melakukan berbagai kegiatan komunitas ini ialah jalanan dengan ngemper. Tidak hanya sekadar ngemper, tetapi juga memberikan kegiatan yang mengedukasi. Oleh sebab itu, dibuatlah dengan nama Komunitas Emperan Baca.

Respons baik pun muncul dari masyarakat dan sangat salut terhadap pemuda-pemuda yang mau mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan Komunitas Emperan Baca.

Mengenal Kegiatan KEB

KEB yang beranggotakan 16 orang ini bersekretariat di Jalan Kayu Tinggi, RT 03 RW 06, Cakung Timur, Jakarta Timur. KEB tidak hanya sekedar duduk – duduk saja, ada pula kegiatan rutin yang dilaksanakan, seperti Perpusjalanan, Ruang Seni KEB, dan Taman Bacaan. 

Perpusjalanan merupakan kegiatan membaca buku dengan ngemper yang buka setiap Sabtu atau Minggu di sekitar Taman Banjir Kanal Timur. Selain itu, KEB juga memberikan fasilitas mewarnai dan mendongeng untuk anak-anak.

Selanjutnya, Ruang Seni KEB merupakan workshop Kesenian, baik seni murni maupun seni terapan, yang dilaksanakan di sekitar sekretariat KEB. Anak-anak pun dapat mengekspresikan diri dalam mengeskplorasi kreativitasnya membuat kerajinan seni. Dari situ, anak-anak bisa membawa pulang karyanya untuk kenang-kenangan. Ruang Seni KEB inilah yang memiliki banyak peminat.

Terakhir, Taman Bacaan merupakan kegiatan membaca buku yang berlangsung setiap hari di sekitar sekretariat KEB. Taman Bacaan ini mulai pukul 19.30 WIB setiap Senin-Jumat, sedangkan Sabtu-Minggu buka satu hari penuh. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pengunjung untuk berdiskusi, baik tematik maupun ilmiah, dengan konsep yang santai, ceria, dan tetap beredukatif.

Dari Jalanan Ku Berdaya 

Khasnya dari KEB yang jargonnya “Dari Jalanan Ku Berdaya” ini, yaitu adanya program Ayo Membaca dan kegiatan kreativitas di bidang seni. Di setiap kegiatannya, KEB mengusung konsep Literapreneur, yaitu upaya menggali potensi setiap anggota dan masyarakat sekitar untuk menjadikan literasi sebagai bidang usaha yang mampu menggebrak sektor industri kreatif. Hal itu yang menjadi kekuatan KEB sebagai fasilitator ruang baca.

Dari semua kegiatan yang KEB buat inilah berharap agar masyarakat kembali melestarikan budaya membaca buku. Karena sejatinya, fasilitas gawai itu hanya membantu memudahkan di kala kondisi mendesak saja, bukan dijadikan alasan untuk melupakan budaya membaca buku. Dengan begitu, masyarakat semakin suka membaca buku.

“Oleh sebab itu, mulailah terbiasa membaca buku, bukan karena tuntutan studi atau suasana hati. Cobalah untuk membaca, mulai dari yang bahasanya ringan hingga yang sulit kita pahami dan selalu membawa buku ke setiap tempat,” ucap Hidayat.


Vivi Noer Febdra
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta 

  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Komunitas Emperan Baca: Ngemper yang Bermanfaat Rating: 5 Reviewed By: mindis.id