Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

08 January 2019

Ant-Man and the Wasp, Petualangan Menyelamatkan Seorang Ibu

Baca Juga



Genre:
Action, Adventure, Comedy
Sutradara:
Peyton Reed
Penulis:
Chris McKenna, Erik Sommers, Paul Rudd, Andrew Barrer, dan Gabriel Ferrari
Produksi:
Marvel Studios
Pemain:
Paul Rudd, Evangeline Lilly, Michael Peña, T.I., Michelle Pfeiffer, dan Michael Douglas

Sinopsis

Ant-Man and the Wasp merupakan film sekuel lanjutan dari film Ant-man dan masih memiliki kaitan dengan film Captain America: Civil War. 2 tahun setelah Scott Lang (Paul Rudd) ditangkap dan menjadi tahanan rumah FBI karena telah melanggar aturan dengan berurusan dengan Captain America. Hank Pym (Michael Douglas) dan anaknya Hope van Dyne (Evangeline Lilly) berusaha kembali ke alam kuantum untuk menyelamatkan Ibu Hope yang masih terjebak di alam kuantum tersebut.

Dalam usaha menyelamatkan ibunya, Hope membutuhkan bantuan Lang karena Lang diketahui memiliki suatu ikatan tersendiri dengan Ibu Hope lewat mimpi-mimpinya. Lang juga sempat masuk ke dalam alam kuantum dan berhasil keluar, mengakibatkan Hope berpikir positif bahwa ibunya dapat diselamatkan dari alam kuantum. Dalam perjalanannya Hope dan Lang harus menghadapi Ghost, seorang wanita yang terkena radiasi dan memiliki kecacatan genetika. Ghost membutuhkan Pym untuk menyembuhkan dirinya.

Film Jembatan Untuk Avengers: End Game 

Berbeda dari film-film marvel lainnya yang berkutat tentang masalah menyelamatkan dunia atau alam semesta, Ant-Man and the Wasp masalahnya lebih sederhana yaitu menyelamatkan seorang ibu yang terjebak di alam kuantum. Walaupun premisnya sederhana, tidak menjadikan film ini hambar. Malah banyak konflik-konflik personal keluarga yang relatable dan dapat dimengerti oleh penonton karena cenderung terjadi di kehidupan sehari-hari.

Film ini juga banyak disisipi humor-humor yang muncul karena perilaku konyol Lang dan teman-temannya yang kadang membuat Hope dan Pym geleng-geleng kepala. Film ini juga sarat akan makna bawa keluarga adalah hal yang sangat penting di dunia, dalam film ini sutradara Peyton Reed memang lebih menonjolkan emosi-emosi yang muncul dalam keluarga, seperti kasih sayang Lang dengan anak perempuannya ataupun kasih sayang Hope terhadap ibunya.

Porsi adegan action dalam film ini juga cukup banyak dan mendebarkan. Kita dibuat takjub oleh kekuatan ant-man yang dapat mengecil dan membesar kapanpun dan dimanapun. Para pemeran di film ini pun berakting dengan baik dan sesuai dengan karakternya. Paul Rudd yang bermain sebagai Lang bisa berakting menjadi karakter yang karismatik namun tetap konyol, Evangeline Lilly dapat berperan menjadi Hope, wanita yang cerdas, serius dan pandai bertarung. Michael Pena yang berperan sebagai Luis, teman dekat Lang, juga dapat berakting menjadi sosok yang lucu namun setia dengan temannya.

Bagi para pecinta Marvel Cinematic Universe (MCU), Ant-Man and the Wasp menjadi film yang ditunggu – tunggu. Pasalnya, film ini merupakan jembatan antara Avengers: Infinity War dan Avengers: End Game, dimana Thanos menjadi musuh utama mereka dan berhasil menghilangkan separuh populasi dunia. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa Ant-Man nantinya akan menjadi kunci dari kemenangan Avengers di film selanjutnya.  

Walaupun dengan permasalahan yang sederhana namun film Ant-man and the Wasp bisa tetap menghibur dan sarat akan makna, film ini cocok untuk ditonton oleh keluarga ataupun teman-teman di hari libur.


Haikal Jaysurahman
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta



Sumber gambar : http://hdqwalls.com

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman