Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

12 December 2018

Pembunuhan Bukanlah Sebuah Solusi

Baca Juga



Maraknya kasus pembunuhan di Indonesia seperti dianggap “wajar”. Media massa bertubi-tubi mengabarkan kasus pembunuhan. Mulai dari pembunuhan satu keluarga di Bekasi, pembunuhan seorang wartawan yang diletakkan dalam drum di Bogor hingga kasus wanita yang dibunuh dan diletakkan dalam lemari di salah satu kos Mampang, Jakarta Selatan. 

Latar belakang kasus pembunuhannya pun tak jauh dari hal perekonomian, hubungan sosial, atau cinta. Hal itulah membuat para pelaku atau “si tangan berdosa” menyelesaikan masalah dengan solusi sesatnya, yakni membunuh. Apakah ini pertanda bahwa harga dari hati nurani itu sudah jatuh?

Dari latar belakang yang ada, jika menelusurinya lebih dalam lagi, ada penyebab dasar dari semua kasus tersebut, yaitu hancurnya nilai moral dan kurangnya komunikasi. Moral yang sudah hancur membuat “si tangan berdosa” memilih solusi sesat. Hal inilah menjadi tamparan warga Indonesia untuk memperbaiki moralnya. Siapa pun itu harus bisa menanamkan nilai moral ke dalam diri masing-masing, baik itu anak kecil maupun orang dewasa. 

Tak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan sekitar perlu menerapkan nilai moral. Salah satunya dengan cara mengikuti karang taruna. Selain itu, bisa juga mengadakan aktivitas sosial, seperti bakti sosial, kegiatan belajar mengajar, atau membuat suatu karya yang berguna bagi lingkungan sekitar. Dengan kegiatan positif itulah dapat meningkatkan sikap dan pemikiran positif  kepada seseorang. 

Selain itu, penyebab lainnya yang timbul akibat kasus pembunuhan karena kurangnya komunikasi. Memang, di negeri ini terkenal dengan keramahan masyarakatnya dan sopan dalam berkomunikasi. Namun, melihat kasus tersebut, komunikasi itu sudah seperti lenyap ditelan bumi. 

Sebenarnya, banyaknya kasus pembunuhan karena dendam, cemburu, atau rasa iri ini bisa mengelaknya dengan cara menjalin komunikasi yang baik untuk mencari penyelesaian. Merasa belum menemukan solusinya? Cobalah meminta pendapat dan saran dari orang yang ahli dalam permasalahan tersebut. 

Semakin banyak menanamkan nilai moral dengan mengikuti kegiatan positif serta memperbaiki komunikasi antarmanusia akan mengurangi kasus kejahatan, seperti pembunuhan. Bahkan, solusi sesat tersebut akan semakin terhindar dan mereka akan lebih memilih menyelesaikan masalah dengan cara yang baik. Dengan begitu, negeri ini pun semakin terasa tenteram. 

Vivi Noer Febdra
Program Studi Jurnalistik
Politeknik Negeri Jakarta

Sumber gambar: www.kedaipena.com

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman