mindis.id
Latest News
Friday, November 23, 2018

Mengulik Seputar Kabar Burung

Baca Juga

  Kabar Burung, sebuah Band yang bermarkas di Rawamangun mencoba untuk memasuki industri musik tanah air. 


Selamat malam, 
Sudah tidurkah kamu?
Maaf jika mimpi indahmu terganggu
Aku hanya inginkan kabar darimu
Disini aku tersiksa selalu
Tersiksa menahan rindu

MINDIS.ID - Sepenggal lirik dari lagu dengan nada mendayu yang menenangkan ini datang dari band dengan tujuh personil yakni Kabar Burung. Band yang dibentuk pada tahun 2015 ini memiliki makna agar karya dan musik mereka dapat tersebar luas seperti kabar burung dengan artian yang positif.

Kibar Muhammad Pembela yang biasa disapa Kibar ini adalah vokalis dari Kabar Burung. Suara pria ini begitu jernih dan merdu, sehingga terasa pas sekali dengan alunan musik yang dibawakan. Ia juga mengambil posisi sebagai pemain trumpet yang menambah keramaian jenis alat musik dalam Kabar Burung. 

Danang Estu atau Danang mengambil posisi sebagai keyboardis dengan jemarinya yang setia menari di atas tuts keyboard. Ada Fachri Fajaruddin yang sibuk menggesek biola demi menciptakan suasana romantis pada lagu-lagu Kabar Burung. Serta Juan Sebastian seorang gitaris yang semangat berkarier karena jauh dari kampung halamannya di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Biasa disebut lini belakang, ada Cakra Gumilang sebagai pemetik senar bass. Nalendra Yusa Faidil atau Yusa sebagai gitaris dan Ryan Rizki Ramanda, seorang drummer asal kota Tangsel. 

   Inspirasi lagu mereka berdasarkan proses mengalami dan mengamati. Setiap orang mencoba untuk memasukan diri mereka ke dalam alunan musik khas Kabar Burung. 

Band yang digawangi oleh Kibar cs ini memiliki total 11 lagu dengan album ‘Pesan’ yang tengah dalam proses penggarapan yang menjadi pencapaian terbesar mereka di tahun 2018. Sekitar hampir lima tahun karya-karya kelompok ini dipanggungkan tanpa kepastian hingga akhirnya akan dilembagakan. Karya mereka sebagian besar lahir dari catatan-catatan nostalgia yang berakhir menjadi sebuah lagu dengan iringan musik yang indah.

Sebut saja “Hujan”, lagu yang menggambarkan kerinduan seseorang akan masa lalu dibawah guyuran hujan. Lalu ada lagu “Dahulu” yang merupakan ungkapan penyesalan karena pernah tak mengacuhkan orang lain saat dulu. Lagu “Tak Ada Kata” juga tercipta dari sebuah catatan yang menceritakan tentang sebuah proses mengagumi sampai “Pesan” yang mengartikan proses penyampaian kerinduan melalui kata-kata. Serta lagu-lagu lainnya yakni “Hey Adinda”, “Telefon”, “Waktu Kita Rasa”, “Telah Satu”, “Bersua Denganmu”, dan “Cemas”.



Suroyya Rufaidah 
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta 




  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Mengulik Seputar Kabar Burung Rating: 5 Reviewed By: mindis.id