mindis.id
Latest News
Friday, November 16, 2018

Membeli Laki – Laki Dalam Adat Pernikahan Pariaman Bukanlah Kesetaraan Gender

Baca Juga








Pernikahan adalah salah satu unsur terpenting dalam pelestarian adat di Indonesia. Pasalnya, hampir setiap pernikahan yang ada di Indonesia masih kental akan unsur adat istiadat, mulai dari prosesi, upacara, makanan, dekorasi, hingga tarian – tarian selalu menunjukan sang pengantin berasal dari daerah mana. 

Salah satu adat pernikahan yang unik berasal dari daerah Sumatera Barat atau Pariaman. Yang menarik dari adat ini adalah dimana perempuan membeli laki – laki. Dengan memberikan yang disebut “uang jemput”. Ini menjadi menarik sebab umumnya, dalam adat pernikahan pun sering terlihat bahwa laki – laki memberi mahar kepada perempuan sebagai tanda baik untuk mengambil anak perempuan dari keluarganya. Namun, justru pariaman melihat hal ini dengan cara yang terbalik. Perempuan lah yang harus memberikan laki – laki “uang” dalam pernikahan. Sebab, menurut adat mereka, nantinya laki – laki harus bisa memenuhi seluruh kebutuhan perempuan. 

Nantinya, uang itu pun digunakan untuk perempuan itu sendiri. Biasanya, laki – laki akan menggunakan uang tersebut untuk pesta pernikahan ataupun membeli perhiasan untuk sang istri. Untuk itu, sebenarnya dapat dilihat bahwa budaya patriarkis itu masih ada di dalam adat pariaman. Walaupun terlihat bahwa perempuan punya kuasa untuk “membeli” laki – laki.

Budaya patriarkis tetap ada ditinjau dari sesudah menikah. Dimana laki – laki tetap menjadi pemimpin keluarga dan perempuan harus tunduk di bawah laki – laki. Dan laki – laki wajib hukumnya untuk memberikan nafkah kepada perempuannya. Sedangkan perempuan bertugas memasak dan mengurus keluarga. Jadi, konstruk sosial tenang ini pekerjaan laki – laki dan ini pekerjaan perempuan masih ada dan belum hilang. Namun, adat ini hanya memperlihatkan bahwa perempuan memiliki harga diri untuk dapat membeli seorang laki – laki.  



Alifia Suci Ananda 
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta


Sumber gambar : Wikipedia 
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Membeli Laki – Laki Dalam Adat Pernikahan Pariaman Bukanlah Kesetaraan Gender Rating: 5 Reviewed By: mindis.id