mindis.id
Latest News
Thursday, November 22, 2018

Kenali Jenis - Jenis Pelecehan Seksual

Baca Juga


Sekarang ini sungguh banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi di tengah masyarakat. Mulai dari tindakan keras secara fisik maupun secara verbal. Namun, sering kali pelecehan seksual secara verbal atau tidak terjadi kontak fisik tidak dianggap sebagai bentuk pelecehan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui apa yang disebut dengan pelecehan seksual. 

Menurut Komnas Perempuan, pelecehan seksual merujuk pada tindakan bernuansa seksual yang disampaikan melalui kontak fisik maupun non-fisik, yang menyasar pada bagian tubuh seksual atau seksualitas seseorang. Tindakan ini termasuk siulan, main mata, komentar atau ucapan bernuansa seksual, mempertunjukkan materi-materi pornografi dan keinginan seksual, colekan atau sentuhan di bagian tubuh, gerakan atau isyarat yang bersifat seksual, sehingga mengakibatkan rasa tidak nyaman, tersinggung, merasa direndahkan martabatnya, dan mungkin hingga menyebabkan masalah kesehatan dan keselamatan.

Pelecehan seksual bukan semata tentang seks. Inti dari masalah ini adalah penyalahgunaan kekuasaan atau otoritas, meskipun pelaku mungkin mencoba untuk meyakinkan korban dan dirinya sendiri bahwa perilaku pelecehan yang ia lakukan sebenarnya adalah ketertarikan seksual dan keinginan romantis semata. Kebanyakan pelecehan seksual dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan. Namun, ada juga kasus pelecehan perempuan terhadap laki-laki, dan juga dengan sesama jenis (baik sesama laki-laki maupun perempuan).

Sekalipun hanya guyon yang dilemparkan kepada orang lain, jika konteksnya sudah mengacu ke arah pelecehan seperti mengomentari bentuk tubuh maka perilaku tersebut sudah termasuk pelecehan seksual seperti yang tertera di atas. Namun, banyak orang yang masih tidak mengerti bahkan menolak mengerti tentang hal ini khususnya para muda-mudi yang mengaggap hal ini biasa saja bahkan lucu.  

Pelecehan seksual termaktub dalam pasal 285 KUHP yang berbunyi:

Barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia, dihukum, karena memperkosa, dengan hukuman penjara selama-lamanya dua belas tahun.

Pada pasal yang tertera di atas dijelaskan bahwa pelaku pelecehan seksual harus mendapatkan ganjaran yang sesuai dengan tingkat pelecehan yang dilakukan. Namun, terkadang orang tidak sadar bahwa dirinya telah melakukan atau menjadi korban pelecehan seksual. Pihak wajib pun kadang masih menganggap enteng tentang kasus semacam pelecehan seksual khususnya verbal. Pihak korban seringkali disalahkan karena dianggap menggoda tersangka,

Menurut kategorinya, pelecehan seksual dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:

1. Pelecehan gender: Pernyataan dan perilaku seksis yang menghina atau merendahkan wanita. Contohnya termasuk komentar yang menghina, gambar atau tulisan yang merendahkan wanita, lelucon cabul atau humor tentang seks atau wanita pada umumnya.

2. Perilaku menggoda: Perilaku seksual yang menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan. Contohnya termasuk mengulangi ajakan seksual yang tidak diinginkan, memaksa untuk makan malam, minum, atau kencan, mengirimkan surat dan panggilan telepon yang tak henti-henti meski sudah ditolak, serta ajakan lainnya.

3. Penyuapan seksual: Permintaan aktivitas seksual atau perilaku terkait seks lainnya dengan janji imbalan. Rencana mungkin dilakukan secara terang-terangan atau secara halus.

4. Pemaksaan seksual: Pemaksaan aktivitas seksual atau perilaku terkait seks lainnya dengan ancaman hukuman. Contohnya seperti evaluasi kerja yang negatif, pencabutan promosi kerja, dan ancaman pembunuhan.

5. Pelanggaran seksual: Pelanggaran seksual berat (seperti menyentuh, merasakan, atau meraih secara paksa) atau penyerangan seksual.

Pelecehan seksual harus dihentikan. Kita tidak bisa mengetahui bagaimana keadaan psikologis seseorang yang secara sengaja atau tidak menerima pelecehan seksual secara verbal ataupun bentuk yang lain. Psikologis yang tersakiti jauh lebih fatal akibatnya dibandingkan terkena serangan fisik. Maka dari itu, kita harus menghindari pelecehan seksual ini dengan menjaga setiap perkataan dan perbuatan kita. Pihak wajib pun harus dengan sigap menanggapi kasus pelecehan seksual untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual.


Diandra Permata Himawan 
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta 


Sumber gambar : https://www.islamkafah.com/
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kenali Jenis - Jenis Pelecehan Seksual Rating: 5 Reviewed By: mindis.id