mindis.id
Latest News
Sunday, November 18, 2018

Evaluasi LA Lakers di 15 Game Pertama

Baca Juga



Musim ini, LA Lakers menjadi salah satu tim cukup disorot oleh para penggemar NBA diseluruh dunia. Lakers disorot karena sang raja atau “King James”, akan bermain di Staples Center musim 2018 – 2019. Setelah 2 kali final playoff dikalahkan oleh Golden State Warriors (GSW), apakah Lebron bersama dengan pemain muda Lakers bisa kembali tampil di final playoff? Berikut ulasan LA Lakers di 15 pertandingan pertama musim 2018 – 2019 : 

1. Sempat kalah 3 laga awal  

Fans Lakers dikejutkan dengan 3 kali laga pertama Lebron  James bersama dengan Lakers. Yaitu saat melawan Portland Blazers (119 – 128), Houston Rockets (124 – 115) dan San Antonio Spurs (143 – 142). Bahkan, saat melawan Rockets, terjadi keributan yang melibatkan Ingram dan Rajon Rondo serta Chris Paul yang menyebabkan mereka mendapat larangan bermain 3 laga. 

Namun, tanpa 2 punggawa penting Lakers, James bisa membuktikan bahwa mereka bisa menang. Mereka pun berhasil mengalahkan Suns (131 – 113) dan Denver Nuggets (114 – 121). Padahal saat ini Nuggets bersama dengan Jokic sedang berada pada performa terbaiknya yaitu 4 pertandingan tanpa kekalahan.  

   Rajon Rondo memukul Chris Paul dalam laga kedua Lakers di Staples Center (21/11). Perkelahian ini pun mengakibatkan Rondo, Ingram dan Chris Paul terkena hukuman larangan bermain selama 3 pertandingan. Sumber : https://lakersoutsiders.com/


2. Faktor Rebound Menjadi Penyebab Kekalahan 

Rebound menjadi catatan penting kala Lakers kalah di 3 laga pertama. Rebound baik offense maupun defense lalu saja kalah jika dibandingkan dengan tim lawan. Hal ini disebabkan karena Lakers tidak memiliki pemian yang kuat dalam rebound dibawah ring. Center satu – satunya yang mereka punyai yaitu Javale Mcgee hanya kuat dalam dunk saat offense dan block saat defense, tapi lemah dalam rebound dan selalu kalah dalam box out. Bahkan, jika disituasi penting ketika pemain harus rebound, Luke Walton menarik Mcgee dan memasukan Jonathan Williams yang lebih apik dalam rebound. Bahkan, ia menginstruksikan seluruh pemain untuk terlibat dalam rebound baik defense maupun offense.

Mengetahui awal musim yang buruk, maka Luke Walton bersama dengan jajaran manajer Lakers pun mencari center baru guna pelapis dari Mcgee. Seorang center yang kuat dalam defense dan rebound. Akhirnya, Lakers memutuskan untuk mengambil alih Tyson Chandler dari New York Knick. Chandler dianggap sosok yang kuat untuk menutupi permasalahan Lakers soal rebound saat ini. Dan ini pun langkah tepat, Lakers bersama dengan Chandler berhasil meraih 4 kemenangan beruntun dan baru kalah dari Orlando Magic pada game ke 5 nya berseragam Lakers. 

3. Chemistry dengan Ritme Permainan Cepat

Selain Rebound, faktor utama kekalahan dari Lakers diawal musim adalah masih kurang Chemistry antara pemain lama dan pemain baru. Lebron, Stephenson, dan Rajon Rondo masih berusaha untuk beradaptasi dengan permainan cepat ala Luke Walton. Bahkan, Lebron yang biasanya bermain set play saat berseragam Cleveland Cavaliers, kini harus terus berlari saat mendapat defensive rebound. Kunci dari permainan cepat adalah chemistry antara satu pemain dengan pemain lainnya. Saat ini, Lakers menjadi tim tercepat peralihan dari defence ke offence. 

4. Pelapis yang Mumpuni 

Sebenarnya, salah satu alasan mengapa Lakers dianggap mampu untuk masuk playoff musim ini bukan hanya kehadiran Lebron James, tapi juga pelapis yang mumpuni. Misalnya di posisi Point Guard, Rondo dan Ball berbagi peran sama baiknya hingga kita tidak sadar siapa sebenarnya pemain utamanya. Lalu pada posisi center, kehadiran Chandler bisa menutup lubang yang ditinggalkan oleh Mcgee. Kedua pemain ini memiliki karakteristik yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi. 

   Lance Stephenson mampu menggantikan posisi Lebron James saat sang raja diistirahatkan. Sumber : http://www.sportingnews.com/


3 starter berikutnya adalah Lebron James di posisi Power Forward, Ingram di posisi Small Forward, dan Kuzma di posisi Shooting Guard. Ketika pemain ini jika diistirahatkan, dapat diganti dengan 3 pemain yang tidak kalah hebatnya. Seperti Shooting Guard Josh Hart yang digadang – gadang menjadi SG nomor 1 Lakers, lalu ada Stephenson yang siap untuk menggantikan James, dan Caldwell-Pope yang juga bisa menembak dari area luar. 



Ahmad Hidayah 
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia 


Sumber gambar : Youtube.com
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Evaluasi LA Lakers di 15 Game Pertama Rating: 5 Reviewed By: mindis.id