mindis.id
Latest News
Monday, August 6, 2018

Prediksi Kekuatan Tim Premier League Musim 2018/2019

Baca Juga




Kurang dari satu minggu lagi, kompetisi liga Inggris akan segera bergulir. Kompetisi liga Inggris memang menjadi salah satu kompetisi yang paling banyak ditonton di seluruh dunia. Lalu, bagaimana kesiapan dan kekuatan setiap tim sampai saat ini. Berikut ulasannya : 

AFC Bournemouth 

Tidak banyak yang berubah dari Bournemouth pada musim yang akan. Masih menggunakan skema yang sama 4 – 4 -2. Mulai dari penjaga gawang Asmir Begovic, lalu ada Ake di lini pertahanan, Jordon Ibe di lini sayap, serta King dan Wilson sebagai mesin pencetak gol. Bournemouth juga kurang aktif dalam bursa transfer. Kita tunggu saja apakah ada pemain baru yang akan didatangkan ditengat waktu yang semakin menipis ini. 

Arsenal

Pelatih baru, semangat baru mulai ditampakan oleh Arsenal. Pemain bintang terus didatangkan oleh manajemen Arsenal. Nampaknya, Arsenal benar – benar siap untuk menjadi juara musim 2018/ 2019. Duet Lacazette dan Aubameyang juga semakin apik. Barisan pertahanan pun dibenahi, mulai dari mendatangkan Sokratis dan Leno sebagai penjaga gawang. 

Prediksi, Arsenal dibawah pelatih Emery akan menggunakan formasi 4 – 3 – 1 – 2, dimana Monreal, Sokratis, Mustafi dan Bellerin di barisan belakang, Lalu ada Xhaka sebagai gelandang bertahan, serta Ramsey dan Ozil di tengah sebagai otak serangan. Lalu di belakang 2 penyerang Aubameyang dan Lacazette ada Mkhitaryan. Lalu ada pula pemain baru Leno sbagai penjaga gawang. Posisi ini tidak baku, bisa saja menjadi 4 – 4 – 2, dimana Mkhitaryan dan Ozil menjadi pemain sayap. 

Brighton and Hove Albion 

Musim perdananya kemarin tidak buruk bagi tim ini. Tim di selatan Inggris ini tidak langsung kembali ke divisi Championship dan duduk di peringkat 15. Musim depan, tim ini pun tidak banyak berubah, masih ada Pascal Gross dan Murray dilini depan sebagai mesin pencetak gol, serta Lewis Dunk sebagai tembok pertahan utama.  

Burnley

Siapa sangka pada musim lalu, tim ini berhasil duduk di peringkat 7. Tidak banyak perubahan pada tim ini, hanya mendatangkan Ben Gibson dari Middlesbrough. Burnley memang terkenal dengan pertahanannya yang solid sehingga kedatangan Ben Gibson dianggap dapat membuat tim ini semakin kuat lini pertahannya. 

Cardiff City 

Ini dia tim kuda hitam yang baru kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris. Tidak banyak pemain bintang di klub ini. Namun, tim ini bisa saja membuat gebrakan di musim yang akan datang. Cardiff masih dimotori oleh mesin pencetak golnya, Zohore dan penjaga gawang asal Filipina Etheridge. 

Chelsea 

Sarri mencoba menerapkan strategi yang digunakannya di Serie A bersama Napoli saat menjadi pelatih, Chelsea. Prediksi, ia akan menggunakan skema 4 – 3 – 3, yaitu Curtois sebagai penjaga gawang, lalu Alonso, Rudiger, Cahill dan Azpilicueta sebagai barisan pertahanan, lalu ada Jorginho, Kante dan Fabregas di lini tengah, serta Hazard, Willian dan Morata sebagai ujung tombak. Menarik untuk melihat apakah pengalamannya bersama Napoli dapat membawa Chelsea merajai liga Inggris musim 2018/2019. 

Crystal Palace

Tim elang ini terkenal dengan daya serangnya yang sangat kuat namun lemah disisi pertahanan. Lihat saja pemain menyerang seperti Benteke, Zaha, dan Milivojevic. Nampaknya, jika ingin menggemparkan premier league, Crystal Palace mesti membeli bek hebat agar tidak terlalu banyak kebobolan seperti musim lalu. 

Everton  

Pembelian banyak pemain bintang musim lalu nampaknya belum menuai hasil maksimal musim lalu. Bahkan Klaasen dan Wayne Rooney hanya bertahan satu musim setelah melihat tidak punya masa depan di tim ini saat hanya berhasil menjadi peringkat 8. Namun, Everton nampaknya mulai berpikir untuk membeli pemain yang tepat, efektif dan efisien. Ia mendatangkan Digne untuk menggantikan posisi Baines yang sudah tua, dan Richarlison dari Watford untuk menambah daya gedor lini depan setelah tampil apik musim sebelumnya bersama Watford. Menarik untuk melihat bagaimana Everton musim depan, dimana Walcott dan Sigurdson mulai menunjukan kelasnya setelah paruh musim 2017/2018, lalu adanya Jordan Pickford yang bermain sangat baik bersama timnas Inggris. 

Fulham 

Setelah beberapa musim absen di pentas Premier League, kini Fulham kembali lagi. Tidak ingin menjadi bulan – bulanan, Fulham mendatangkan 2 pemain penting, yaitu Mitrovic dari Newcastle, dan mantan pemain Chelsea Andre Schurrle. Dua pemain ini diharapkan dapat memberika efek kejut bagi tim – tim lawan di Premier League. 

Huddersfield Town

Berada di peringkat 16 musim lalu membuat Huddersfield tidak merasa puas. Untuk itu, tim ini mendatangkan pemain yang sekiranya dapat membawanya tetap bertahan di premier league atau bahkan bisa meraih tiket kompetisi eropa musim depan. Sebut saja ada Durm dari Dortmund, lalu Diakhaby dari Monaco, dan Ramadhan Sobhi dari Stoke City. 

Leicester City 

Kehilangan Mahrez sebagai raja assist di Leicester City tentu dapat menjadi goncangan hebat bagi tim ini. Selain itu, ada pula isu hengkangnya Kesper Schemaichel ke Chelsea dan Maguire ke Manchester United juga memperparah suasana tim di awal musim. Untuk itu, penting untuk manajemen tim agar mencari alternatif jika kedua pemain ini hijrah agar tidak menimbulkan lobang dalam tim. Sejauh ini,  Leicester mendatangkan beberapa pemain untuk mengisi kekosongan itu, seperti Ghezzal dari Monaco dan Ricardo Perreira dari Porto. Musim 2018/2019, Vardy, Iheanacho dan Musa masih menjadi lini serang utama dari the foxes. 

Liverpool 

Klopp bersama The Reds benar – benar tahu cara membeli pemain yang tidak mahal namun sangat bernilai untuk tim. Sebut saja ada Mohammad Salah yang tidak terpakai di Chelsea, lalu Sadio Mane dari Southampton, dan Chamberlain dari Arsenal. Pemain – pemain ini nyatanya bisa membahwa Liverpool masuk ke final liga Champion. 

Lupakan kemarin, dan saatnya menyongsong masa depan. Inilah yang dilakukan pelatih asal Jerman. Ia membeli pemain – pemain yang terbaik untuk dapat menjadikan the reds juara domestik dan di eropa, seperti penjaga gawang Allison, Xherdan Shakiri dari Stoke, Naby keita dari Leipzig, serta Fabinho dari Monaco.

Manchester City 

Guardiola secara tidak langsung membuktikan bahwa tiki – taka atau sepakbola menyerang dengan satu sentuhannya dapat sukses dimanapun, termasuk Inggris. Kini, ia bersama denga Manchester biru berusaha untuk mempertahankan gelar juara dengan cara mendatangkan pemain – pemain dengan filosofi bermain yang cocok untuk tim, seperti Riyad Mahrez. Mahrez dipercaya akan menjadi raja Assist untuk Sergio Aguero, Jesus dan Leroy Sane.   

Manchester United

Sampai detik ini, MU masih belum bisa menunjukan konsistensi untuk dapat menjadi juara pada kompetisi 2018/2019. Mungkin ini disebabkan oleh banyaknya pemain yang belum kembali bersama skuad setan merah. Prediksi, Mourinho tetap akan menggunakan formasi 4 – 3 – 3, yaitu De Gea sebagai penjaga gawang, lalu ada Young, Bailly, Lindelof, Valencia di lini belakang, ada pula Fred, Matic dan Pogba ditengah, serta Sanchez, Lingard dan Lukaku di lini depan. Problem utama Mou adalah gaya main yang itu – itu saja, kurang kreativitas. Maka perlu menambah pemain bintang baru agar MU dapat naik kelas. 

Newcastle United 

Permainan the Toffies musim lalu tidaklah buruk dengan barhasil menjadi 10 besar. Bermain apik di piala dunia, membuat manajemen Newcastle mendatangkan Muto sebagai pengganti Mitrovic yang hijrah ke fulham. Menarik untuk melihat bagaimana pemain ini menjadi mesin pencetak gol bagi Newcastle dan berduet dengan Ayoze Perez. Selain itu, ada pula Ki yang baru didatangkan dari Swansea untuk memperkuat lini tengah. Selain itu, Kenedy juga dipercaya dapat membawa Newcastle mendapat tiket ke pentas eropa musim depan. 

Southampton 

Dari bursa transfer musim panas ini, diprediksi Southampton tidak akan berubah layaknya musim lalu. Masih mempercayai Redmond, Ward-Prowse dan Giabbiadini di lini depan dan Forster sebagai penjaga gawang. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah tim ini kehilangan motor serangan yaitu Dusan Tadic yang pindah ke Ajax Amsterdam. 

Tottenham Hotspurs

Pocchentino belum dapat dikatakan pelatih sukses jika belum berhasil meraih juara premier league bersama dengan Tottenham Hotspurs. Di prediksi, musim depan Kane tetap akan menjadi striker utama dengan didampingi oleh Lucas Moura dan Son. Lalu ada Ali dan Eriksen di lini tengah sebagai creator serangan, serta erik Dier sebagai penjaga keseimbangan di lini tengah. Barisan belakang pun tak banyak berubah, ada Tripper, Vertonghen, Sanchez, dan Davies. 

Watford

Semangat yang tinggi, kecepatan serangan balik dan pressing ketat kembali akan diterapkan Watford musim depan. Walaupun kehilangan Richarlison dilini depan, membuat tim ini tidak gentar. Dilini depan ada Deulofeu yang bermain apik setengah musim lalu sejak dipinjamkan dari Barcelona, dan ada pula Deeney yang masih menjadi penyerang utama Watford. 

West Ham 

West Ham benar – benar berbenah musim ini. Ia mendatangkan sejumlah pemain top, seperti Jack Wilshere dari Arsenal, Yarmolenko dari Dortmund, dan Felipe Anderson dari Lazio. Untuk lini depan, West Ham masih mempercayakan pada Chicarito sebagai ujung tombak. Dan untuk penjaga gawang, Fabianski akan menjadi pilihan utama setelah didatangkan dari Swansea. 

Wolverhampton 

Si oranye kembali masuk ke premier league. Nampaknya, selain Cardiff dan Fulham Wolves lebih memiliki masa depan cerah di premier league sebagai si kuda hitam. Menarik untuk melihat bagaimana Diogo Jota sebagai pemain andalan Wolves dan pemain baru mereka, Joao Moutinho bermain dikasta tertinggi liga inggris. Selain itu, ada pula Rui Patricio sebagai penjaga gawang, benik Afobe dari Bournemouth dan Jimenez sebagai kekuatan baru Wolverhampton. 


Ahmad Hidayah 
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia 


Sumber gambar : https://www.thenational.ae
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Prediksi Kekuatan Tim Premier League Musim 2018/2019 Rating: 5 Reviewed By: mindis.id