mindis.id
Latest News
Monday, August 20, 2018

Perlukah Curhat Masalah Keluarga di Media Sosial?

Baca Juga

sad


MINDIS.ID - Kemajuan teknologi membuat masyarakat  mengenal berbagai macam media sosial yang dapat ditemukan di dunia maya, jumlahnya pun sudah beragam, tergantung penggunanya ingin memakai yang mana. Seperti Facebook, Twitter, Line, BlackBerry Messanger, WhatsApp, Path, Instagram, dan lainnya kini sudah sangat populer di kalangan masyarakat. Dari kalangan muda hingga dewasa, sudah terbiasa menggunakan media sosial.

Media sosial pun tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi. Dunia maya yang memiliki ruang berbeda dengan dunia nyata, dijadikan alasan berbagai kalangan untuk mengungkapkan perasaan yang tak bisa ia ungkap di dunia nyata, melalui media sosial.

Terkadang, mencurahkan isi hati menjadi hal yang wajar di media sosial. Baik mengungkapkan rasa bahagia, kesal, sedih, marah, hingga menjadikan sosial media sebagai buku harian pribadi. Sejauh ini, tak ada larangan untuk mencurahkan isi hati di media sosial. Namun, yang perlu dilihat ialah perlukah semua hal dicurahkan di media sosial?

Kasus yang pernah hangat diperbincangkan ialah pengacara kondang Sunan Kalijaga yang sempat mengumbar emosinya di media sosial tentang putrinya, Salmafina Sunan yang sudah tak pulang selama beberapa hari. Karena hal itu, warganet menduga rumah tangga Salmafina dengan hafiz muda Taqy Malik sedang bermasalah.

Isu ini sempat mereda, namun kembali menjadi perbincangan karena Salmafina curhat di Instagram mengenai masalah rumah tangganya. Dalam unggahannya, memang tak menyebutkan nama Taqy dalam kutipan kalimat yang terlihat sedih. Tapi, warganet menduga tulisan ini ia buat untuk suaminya.

Salma mengunggah foto miniatur Kakbah dengan caption, “3 masa dalam hidup yang paling terkenang disini: memintamu, satu malam sebelum menjadi istrimu, detik detik melepaskanmu.

Dugaan warganet benar, beberapa waktu lalu Salmafina dan Taqy dikabarkan bercerai. Ditambah lagi dengan bukti balasan komentar Salma kepada salah seorang warganet tentang alasan perceraiannya.

Pada kasus ini, bisa dilihat bagaimana seseorang mencurahkan isi hatinya di media sosial. Memang hal yang wajar, namun yang disayangkan sebenarnya ialah ia mencurahkan masalah keluarga yang sebenarnya bukan konsumsi publik.

Masalah keluarga yang merupakan aib yang harusnya ditutupi, dapat dengan cepat menyebar dan menjadi omongan di masyarakat, atau sedikitnya lingkup pertemanan media sosial. Apalagi jika memiliki teman banyak atau seorang public figure, pasti dalam waktu beberapa jam saja apa yang diunggah akan terlihat dan menjadi perbincangan.

Selain itu, orang yang melihat pun belum tentu hanya melihat saja tanpa menyebarkannya. Di zaman yang secanggih ini, sudah memiliki metode screenshot yang memudahkan orang-orang menyimpan dan menyebarkannya.

Asumsi masyarakat tentang bagaimana masalah keluarga pun pasti akan berbeda-beda. Orang-orang yang melihat tidak semuanya akan mendukung atau menyemangati. Bisa jadi justru banyak orang yang berkomentar negatif, dan berujung dengan mempermalukan sampai menjatuhkan harga diri.

Bukan hanya itu, jika masalahnya selesai, tidak semua warganet akan ikut bahagia. Pasti akan ada orang yang masih mengungkit masalah lama itu. Akhirnya, yang mereka ingat hanya orang itu mempunyai satu masalah keluarga yang pernah diumbar, tidak peduli apa pun ending-nya.

Mengumbar masalah keluarga di media sosial memang bukan hal yang baik untuk dilakukan. Mengungkapkan perasaan kesal atau sedih terhadap pasangan tidak dilarang, tapi sebaiknya dipikirkan berkali-kali sebelum menuliskan keluh kesah tersebut. Masalah dalam rumah tangga merupakan aib keluarga. Sebaik-baiknya pasangan ialah yang menutupi aibnya.

Jika tak tahu lagi tempat berkeluh kesah, disarankan ungkapkan kepada kerabat atau teman terdekat saja. Karena tidak semua orang yang menjadi teman di media sosial dapat mengerti bagaimana situasi dan kondisi keluargamu sekarang.



Syifa Hoirunnisa
Politeknik Negeri Jakarta

Sumber gambar: www.thesun.co.uk
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Perlukah Curhat Masalah Keluarga di Media Sosial? Rating: 5 Reviewed By: mindis.id