mindis.id
Latest News
Monday, August 6, 2018

Menakar Kekuatan Chelsea Sebelum Musim 2018 - 2019

Baca Juga




Reformasi terjadi ditubuh klub sepakbola asal London, the Blues Chelsea. Kini, klub yang dimiliki oleh Roman Abramovich ini menunjuk Sarri, mantan manajer Napoli sebagai pengganti Antonio Conte. Sarri dianggap cocok menjadi manajer baru Chelsea dan diharapkan dapat membawa Chelsea kejalur juara, baik di level domestik maupun Eropa, setelah pelatih sebelumnya Antonio Conte gagal membawa Chelsea ikut serta dalam Champions League

Dari hasil pra-musim Chelsea, Sarri tidaklah terlihat buruk. Menang atas Perth United dan Inter Milan, walaupun harus kalah dari Arsenal dan Manchester City pada ajang Community Shield. Sarri Berdalih, bahwa lebih baik kalah saat ini dan memperbaiki keadaan sebelum kompetisi sebenarnya belangsung. Ia juga mengatakan bahwa pemain utama meraka masih banyak yang belum bergabung ke dalam tim setelah piala dunia. 

Perubahaan Formasi 

Di tangan Sarri, sangat terlihat jelas perbedaan strategi. Dulu, Chelsea menggunakan 3 bek, dan 2 bek sayap yang siap untuk membantu para pemain sayap. Sekarang, Sarri mencoba untuk menggunakan formasi 4 – 3 – 3.  Dari formasi ini, setidaknya meninggalkan beberapa catatan menarik untuk menjadi perhatian. Mari kita bahas satu persatu. 

Posisi kiper saat ini paling membuat Sarri kebingungan setelah Curtois terus digoda oleh Real Madrid. Kiper asal Belgia tersebut, sampai ajang Community Shield digelar belum juga bergabung bersama tim. Isu yang beredar pun mengatakan bahwa hati sang pemain sudah tidak berada di London lagi. Sedangkan penggantinya, Green yang baru didatangkan dan Caballero tidak cukup baik untuk menjadi kiper utama Chelsea. Jika benar Curtois harus hijrah, maka Sarri harus segera membeli kiper baru melihat waktu transfer yang semakin menipis.

Di barisan pertahan tentu menjadi perhatian utama Sarri. Sebab, sulit untuk mengubah gaya bermain Chelsea yang semula menggunakan 3 bek sekarang menjadi 4 bek. Selain itu, di musim – musim sebelumnya Chelsea juga termasuk klub yang sering memungut bola dari gawangnya sendiri. Untuk bek kanan, sudah jelas penjadi posisi utama Azpilicueta dengan Zapaccosta sebagai pengganti. Di kiri ada Alonso sebagai starting line up dengan Emerson sebagai pelapis. Yang menjadi catatan adalah Alonso bermain sangat menyerang dan terkadang terlambat kembali ke belakang sehingga sering membuat celah pertahanan. Ini harus terus diperhatikan oleh Sarri. 

Selanjutnya, Sarri harus benar – benar jeli memilih bek tengah, yang kuat, sigap, serta memiliki chemistry yang baik. Ada sejumlah nama seperti Gary Cahill, Rudiger, Andreas Christensen, dan David Luiz. Setiap bek, baiknya dicoba untuk saling berpasang – pasangan untuk menemukan kecocokan diantara keduanya. Menurut penulis sejauh ini Rudiger dan Christensen cocok untuk coba diduetkan. 

Di lini tengah terdapat 3 pemain yang memiliki posisi sejajar. Masalahnya, Kante dan Jorginho memiliki peran yang sama yaitu Defensif Midfielder. Sedangkan Ross Barkley, Fabregas, Drinkwater, dan Bakayoko bisa diletakan didepannya. Menurut penulis, 3 pemain yang tepat untuk pasang adalah Jorginho dan Kante sebagai pertahanan untuk menguasai lini tengah dan Barkley sebagai otak serangan. Bakayoko bisa tetap berada di tim sebagai pelapis Kante atau Jorginho, sedangkan Fabregas cocok untuk dimasukan di babak kedua jika permainan mengalami kebuntuan. Mungkin Drinkwater yang sebaiknya dijual. Jangan lupa, ada pula Roben Loftus Cheek yang siap dimainkan diposisi tengah menapun, baik bertahan maupun menyerang. 

    Sumber Gambar : https://bola.okezone.com

Selanjutnya, untuk posisi depan ada 3 pemain, 2 di sayap dan 1 di tengah. Untuk posisi penyerang sayap kiri, Hazard tentu masih jadi pilihan utama dan Hudson – Odoi, pemain muda sebagai pelapisnya. Lalu di kanan ada Willian dan Pedro yang bisa dimainkan secara bergantian. Untuk penyerang tengah, Sarri nampaknya menyukai pemain yang memiliki kecepatan dan berperan sebagai false nine layaknya Mertens saat di Belgia. Maka, Giroud, Batshuayi, dan Morata harus bisa memainkan peran seperti apa yang diinginkan oleh Sarri. Sejauh ini, Morata menjadi pilihan utama. Dari ketiga pemain ini, Sarri nampaknya tidak perlu khawatir, sebab ketiga pemain ini bisa dimainkan secara bergantian. Misalnya Morata sebagai starting line up, dan jika mengalami kebuntuan, Batshuayi bisa dimainkan untuk menambah daya gedor. Lalu Giroud juga bisa dimainkan seketika waktu untuk lebih menghidupkan pemain sayap. Sebab, Giroud dapat dimainkan seperti false nine yang hanya dijadikan tembok bagi kedua penyerang sayap. Jangan lupa, ada Tammy Abraham pemain muda brilian yang telah kembali dari Swansea City. 

Pemain yang Layak di Beli 

Berbicara mengenai pemain yang patut untuk dibeli, maka posisi kiper menjadi target utama Sarri disaat ketidakpastian dari Curtois. Namun, nama – nama yang muncul juga tidak terlalu banyak. Mungkin membeli Kepa Arrizabalaga dari Atletico Bilbao, Kesper Schmeichel dari Leicester City,  ataupun Jordan Pickford yang apik saat piala dunia bisa menjadi salah satu opsi. 

Untuk pemain belakang, Rugani sering dikaitkan akan pindah ke Chelsea.  Sarri patut untuk membeli satu pemain tengah baru dimana nampaknya deretan pemain belakang belum cukup untuk menjadikan Chelsea sebagai tim terkuat. Selain Rugani, ada beberapa nama yang patut untuk dibeli seperti Demagoj Vida dari Besiktas dan Yerry Mina dari Barcelona yang sangat apik saat piala dunia. Kedua pemain ini sangat cocok dimana Chelsea sangat menyukai pemain belakang yang kuat dan siap untuk mencetak gol. 

    Sumber Gambar : http://www.sumberbola.co

Untuk pemain tengah, Jorginho dirasa sudah cukup untuk membuat Chelsea menjadi lebih kuat dilini tengah. Namun, perlu satu pemain lagi sebagai creator serangan, melihat Ross Barkley yang baru sembuh dari Cedera dan Fabregas belum memberikan hasil yang maksimal. Kovacic ataupun Modric bisa menjadi pilihan yang bagus untuk menambah daya gedor Chelsea. 

Dilini depan, untuk posisi penyerang sayap, Martial menjadi target utama untuk menjadi pelapis Hazard, walaupun bisa saja Martial dimainkan berbarengan dengan Hazard tergantung skema serangan yang akan digunakan. Lalu ada pula nama Ivan Perisic yang bisa dibeli melihat statement nya yang ingin tantangan baru. Namun, tentu banyak klub yang telah lebih dulu melobby pemain berkebangsaan Croatia tersebut. 



Ahmad Hidayah 
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia  


Sumber gambar : Youtube TIGGZ
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Menakar Kekuatan Chelsea Sebelum Musim 2018 - 2019 Rating: 5 Reviewed By: mindis.id