mindis.id
Latest News
Sunday, December 17, 2017

Forum Perempuan, Bentuk Aspirasi Mahasiswi yang Peduli Generasi Bangsa

Baca Juga

forum perempuan


Terkadang, perempuan di Indonesia selalu dikaitkan dengan apa perannya dan bagaimana bentuk aspirasi mereka dalam kehidupan bangsa. Oleh karena itu, BEM Seluruh Indonesia (SI) membuat forum komunitas agar menjadi wadah para mahasiswi yang dapat ikut andil dalam pergerakan perjuangan perempuan Indonesia. Dengan tujuan membantu dan mencerdaskan masalah-masalah yang terjadi pada kaum perempuan, khususnya Ibu dan anak di Indonesia.

Diberi nama Forum Perempuan (FP), arti dari forum ini sendiri ialah sebuah komunitas sebagai wadah diskusi yang bergerak untuk para perempuan di bidang sosial politik dan aspek lainnya yang berkaitan  dengan perempuan dan anak. Keberadaan forum ini di Indonesia tentu sangat penting menanggapi bagaimana banyaknya kasus kriminalitas dan pelanggaran hak yang tak semestinya terhadap perempuan dan anak. 

Di Indonesia, keberadaan forum ini tentu sangat penting menanggapi banyaknya kasus-kasus kriminalitas dan pelanggaran hak yang tidak semestinya terhadap perempuan dan anak. Diadakan forum ini juga untuk menyadarkan bahwa perempuan sebenarnya merupakan tonggak generasi dari suatu bangsa. Dari rahimnya, lahir para pemimpin cerdas dan para pemikir yang hebat untuk bangsa ke depannya.

FP ini ini lahir berawal dari Musyawarah Nasional BEM SI di Solo pada tahun 2009. Di sana, beberapa aktivis perempuan yang sering ikut datang dalam agenda-agenda BEM SI berpendapat bahwa perlu adanya wadah untuk untuk para aktivis perempuan. Harapan mereka, adanya wadah ini tidak hanya sarana silaturahmi dan aktualisasi diri, tetapi juga untuk sarana peningkatan kapabilitas diri terutama dalam hal perpolitikan di Indonesia, pada tataran mahasiswa khususnya perempuan.

Pada awalnya komunitas ini diberi nama AWSI, atau Aliansi Wanita Seluruh Indonesia. Namun, saat itu nama AWSI memang sempat menjadi kontroversi, karena makna yang tersirat dari kata aliansi membuatnya berarti adanya aliansi di dalam aliansi. Setelah dipikirkan dengan matang, akhirnya nama AWSI berganti menjadi FP atau Forum Perempuan.

FP BEM SI dibagi menjadi beberapa wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia, dan untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dinaungi oleh FP BEM Se-Jabodetabek Banten (FP BSJB). FP BSJB ini sendiri merupakan gabungan dari Universitas Swasta dan Universitas Negeri se-Jabodetabek Banten. Ada sekitar 24 Universitas. Perempuan di luar mahasiswa dapat bergabung mengikuti FP ini, namun menjadi volunteer.

“Kegiatan yang dilakukan forum ini selalu terkait dengan ibu dan anak. Seperti peringatan hari besar ibu dan anak, charity ibu dan anak, mengunjungi panti asuhan dan kampung, ditambah lagi dengan mengadakan diskusi publik, simposium perempuan, serta aksi kreatif.” ujar Ketua Forum Perempuan PNJ 2017, Shintya Maharani. Shintya menambahkan, karena bergerak di bidang perempuan, khususnya ibu dan anak, setiap tahunnya FP ini selalu mengingatkan dan tentunya merayakan Hari Ibu pada 22 Desember.

Tujuan diadakannya diskusi publik dalam FP ialah sebagai bentuk pencerdasan dan sosialisasi terhadap kesadaran masyarakat dan khususnya mahasiswa tentang pentingnya kasus-kasus kriminalitas, juga pelanggaran hak yang tidak semestinya terjadi terhadap perempuan dan anak.

Selain itu, simposium perempuan juga rutin diadakan setiap tahunnya. Simposium ini bersifat Nasional. Biasanya diselenggarakan di setiap kampus yang tergabung dalam BEM Se-Jabotabek Banten, secara bergantian. Pada 16 Oktober 2016, diadakan “National Symposium on Women and Children” di IPB Dramaga dengan pembicara Prof Dr Meutia Farida Hatta Swasono (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I).

Pada 2017 ini, melihat kondisi kejahatan pada perempuan dan anak yang semakin mengerikan, mendorong FP BSJB mengadakan aksi kreatif yang dilakukan di tiga titik meliputi Jakarta, Depok, dan Bogor. Aksi kreatif dilakukan dalam bentuk pencerdasan terhadap perempuan dan anak secara langsung. Kegiatan ini berlangsung dengan pembacaan puisi dan aksi hi-five, serta pemberian hadiah berupa buku tulis, pensil, juga permen.

"Peradaban besar takkan lahir tanpa perempuan yang sadar." – FP BSI

Syifa Hoirunnisa
Politeknik Negeri Jakarta

Sumber gambar: instagram.com
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Forum Perempuan, Bentuk Aspirasi Mahasiswi yang Peduli Generasi Bangsa Rating: 5 Reviewed By: mindis.id