mindis.id
Latest News
Sunday, January 29, 2017

Review Film: The Accountant (2016)

Baca Juga



Rilis: 2016
,
Genre: Drama, Thriller, Action

Pemain: 
• Ben Affleck sebagai Christian Wolff
• Robert C. Treveiler sebagai Ayah Christian
• J.K Simmons sebagai Ray King
• Cynthia Addai-Robinson sebagai Marybeth Medina

Sinopsis

Christian Wolff (Ben Affleck) adalah seorang akuntan yang mengidap autisme. Autisme membuat Christian menutup diri dari dunia luar. Ia selalu sendiri dan sulit berkomunikasi dengan orang lain. Autisme juga membuat Christian memiliki kebiasaan unik yang harus ia kerjakan hingga selesai.
Di balik itu semua, autisme ternyata memberi Christian kemampuan khusus. Ia fokus sehingga mudah menghafal angka berapapun jumlahnya. Ditambah dengan kemampuan bela diri, hasil didikan militer ayah Christian (Robert C. Treveiler). Kemampuan tersebut menjadikan Christian sebagai orang kepercayaan para penjahat kelas kakap untuk mengatur keuangan mereka. Ia dikenal dengan sebutan Sang Akuntan.

Sepak terjang Sang Akuntan membuat sebuah perusahaan manufaktur robot, Living Robotics tertarik. Mereka menyewa Christian untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam perusahaan. Sayang, penyelidikan ini tidak berjalan mulus.

Ada seorang penjahat misterius  yang tidak suka jika keuangan perusahaan diselidiki. Selain itu, aksi Sang Akuntan juga menarik perhatian Ray King (J.K. Simmons) dan Marybeth Medina (Cynthia Addai-Robinson), agen Departemen Keuangan. Keterlibatan orang-orang ini ternyata ada hubungannya dengan masa lalu Christian.

Review

The Accountant punya tempo yang tergolong lambat, hampir sebagian besar durasinya dihabiskan  untuk menceritakan misteri dan riwayat sang akuntan meski harus diakui itu memang merupakan cerita yang menarik. 

Namun bukan berarti The Accountant tidak punya momen serunya sendiri, seperti kebanyakan film aksi yang menawarkan aksi “Rambo”, O’Connor mampu memaksimalkan kharisma Ben Affleck yang tampil oke di sepanjang film sebagai sosok tangguh, unik dan penuh kejutan meski sedikit tak konsisten dengan autismenya, aneh saja melihat penderita autisme bisa senyum-senyum sendiri mengingat susah bagi mereka untuk menunjukkan emosinya. 

Tidak banyak adegan aksi yang dihadirkan namun ketika ada itu bisa sangat berkesan, lihat saja bagaimana koreografi aksinya dibuat dengan sangat baik, baik baku hantam jarak dekat atau menggunakan senjata begitu efektif. 

Sayang, sutradara Gavin O'Connor dan penulis skenario Bill Dubuque justru terlihat bingung menggabungkan elemen-elemen cerita. Mereka mencoba untuk menampilkan porsi drama dan action secara bergantian sepanjang film. Namun, hasilnya malah jadi tanggung karena terkesan setengah-setengah. Penonton merasa kesulitan untuk bersimpati penuh kepada karakternya sekaligus menikmati adegan aksinya. The Accountant menjadi lebih menarik dan personal terutama buat penonton Indonesia mengingat Affleck  menggunakan Pencak Silat sebagai gaya bela dirinya di sini. 


Nilai  : 7,5 dari 10

Annisa Fadhilah
Mahasiswi Jurnalistik, Politeknik Negeri Jakarta

  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Review Film: The Accountant (2016) Rating: 5 Reviewed By: mindis.id