Latest News
Friday, January 13, 2017

Hasil Mid Semester dan Pekerjaan Rumah 6 Besar Premier League

Baca Juga



Liga Primer Inggris telah berakhir 19 pertandingan. Artinya sisa 1 putaran lagi hingga ditentukan siapa  yang layak menggunakan patch emas musim depan. Sejauh ini, Chelsea memuncaki klasmen sementara dan terpaut 5 poin dari peringkat kedua Liverpool. 

Lalu bagaimana hasil rapot dan tantangan kedepannya bagi 6 besar kontestan liga primer sejauh ini? berikut ulasannya : 

1. Chelsea 

Ditangan dingin manajer asal Italia, Antonio Conte Chelsea dapat dikatakan cukup sulit walaupun di laga - laga awal lini pertahanan cukup berantakan. Semenjak Antonio Conte kembali pada idealismenya, yaitu 3-4-3, Chelsea meraih 13 kali kemenangan secara beruntun sebelum rekor ini tandas ditangan Tottenham Hotspur. 

Berdasarkan rumor transfer musim dingin ini, Antonio Conte masih kurang yakin dengan para pelapis Diego Costa, hingga ia menargetkan Llorente yang notabene mantan anak asuhnya di Juventus untuk bergabung di Stamford Bridge. Sebenarnya, langkah Conte untuk mempersiapkan pelapis Costa dinilai cukup tepat melihat Costa rentan akan cedera dan kelakuannya yang buruk dilapangan membuatnya rentan akan hukuman. Namun hemat saya, Antonio Conte tidak harus mengorbankan Batstuayi, karena ia dinilai masih cukup impresif untuk jjadi pelapis Diego Costa.

Lalu siapa yang seharusnya dibeli oleh Chelsea? Lini depan Chelsea sebenarnya sudah cukup impresif. Ada Willian yang siap bermain jika dibutuhkan menggantikan Hazard ataupun Pedro. Ataupun Fabregas yang siap bermain untuk menggantikan Matic ataupun Kante. Yang seharusnya menjadi sorotan adalah pengganti Victor Moses di sisi kanan. Belum ada nama yang mencuat, namun bisa saja Azpilicueta di dorong menggantikan Moses, jika Conte membeli salah satu pemain bertahan.    

2. Liverpool 

Semangat Juara Juergen Klopp serta para suporternya sukses membuat disalurkan para pemainnya. Liverpool cukup sukses hingga kini bisa berada di peringkat kedua liga sementara dan tidak mustahil bisa menyalip Chelsea jika Chelsea terpeleset. 

Walaupun Demikian, pada 3 pertandingan terakhir sebelum menghadapi Manchester United, Liverpool tidak pernah merasakan kemenangan. Masalahnya ada para pemainnya yang tidak bisa turun bermain, seperti Sadio Mane dan Playmaker Coutinho. 

Juergen Klopp benar - benar harus mencari pelapis Coutinho jika benar - benar ingin juara. Ada beberapa nama yang realistis guna mengisi kekosongan tim jika Coutinho cedera, sebut saja Dimitri Payet yang sudah tidak betah bersama The Hammers.  

3. Tottenham Hotspurs

Walaupun tidak berapi - api seperti Juergen Klopp di Liverpool ataupun Simeone di Atletico Madrid, Mauricio Pochettino cukup dapat membuat para pemainnya bagaikan kuda yang dipecut. Gaya bermain yang terus berlari tanpa henti guna merebut bola menjadi salah satu senjata ampuh Hotspurs. 

Lini tengah Tottenham menjadi salah satu lini tengah paling solid dan konsisten, yaitu Erik Dier, Dele Alli, serta Cristian Eriksen. Yang menjadi ken dala Tottenham sejauh ini justru kurang tajamnya Harry Kane di lini depan. Tidak seperti musim sebelumnya yang berhasil masuk jajaran pencetak gol terbanyak liga primer. Oleh karena itu, Tottenham Perlu berpikir lagi siapakah bomber yang mampu menjadi pelapis Harry Kane disaat ia tumpul di lini depan? 

4. Manchester City 

Tidak konsisten adalah salah satu hal yang membuat Manchester biru masih bercokol di peringkat ke empat. Semenjak di kalahkan Chelsea 3-1, serta Aguero yang dihukup karena tackling nya yang berbahaya, Manchester City bak kehilangan daya gedor serta rohnya. 

Sama halnya dengan Tottenham, tanpa Aguero daya gedor City melemah. Walaupun Kevin de Bruyne selalu impresif saat berada di atas lapangan. Selain itu, Sterling juga masih belum menemukan ritme yang stabil dalam mengeluarkan permainan terbaiknya. Oleh karena itu, mendatangkan pemain dengan daya gedor tinggi seperti Isco ataupun Payet bisa menjadi prioritas Pep Guardiola saat ini.  

5. Arsenal 

Sebenarnya, salah satu faktor yang membuat Arsenal masih terseok - seok di peringkat lima saat ini adalah rapuhnya lini belakang mereka. Koscielny dan Mustafi masih sering melakukan blunder di daerah pertahanan, ataupun Monreal dan Paulista yang lambat untuk turun. 

Di lini depan, Giroud bak mesin diesel yang terlambat panas. Jika saja Giroud setajam ini dari awal liga, bukan mustahil Arsenal bisa berada di 4 besar. Alexis dan Ozil memang sudah tidak diragukan lagi kontribusinya, lalu ada Lucas Perez dan Iwobi yang cukup impresif di sisi sayap. Namun Granit Xhaka masih belum berfungsi sebagai stopper dengan baik sehingga serangan balik lawan masih belum dapat diantisipasi dengan baik. 

6. Manchester United 

Mou cukup mengalami kesulitan menangani Manchester United. Di awal liga, tercatat hanya Ibrahimovic yang produktif. Kini, Manchester United berada di level terbaiknya. Dua pembelian anyar selain Ibrahimovic, Mkitaryan dan Pogba akhir - akhir ini menunjukan bahwa mereka layak untuk dikatakan pemain top dunia. Selain itu, pemain lama seperti Juan Mata dan Jese Lingard juga sukses menjadi jagoan setan merah saat ini. 

Walaupun demikian, tetap saja Mourinho perlu memikirkan untuk mencari pemain baru untuk menambah daya gedornya. Membeli Willian dari Chelsea yang tidak dapat posisi utama di skuat Antonio Conte bisa menjadi opsi terbaik. Pasalnya, kemampuan Willian mengatur tempo serangan serta tusukan - tusukan tajamnymenga bisa menjadi solusi jika tim setan merah mengalami kebuntuan. 


Ahmad Hidayah 
Alumnus Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 

Sumber gambar : http://blog.vipleague.se/
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Hasil Mid Semester dan Pekerjaan Rumah 6 Besar Premier League Rating: 5 Reviewed By: mindis.id