mindis.id
Latest News
Tuesday, December 13, 2016

Zona Nyaman untuk Berleha-leha

Baca Juga

keluar dari zona nyaman

Beberapa waktu lalu saya sempat mewawancarai seseorang yang rela menjadi guru di pedalaman. Nun jauh sekali. Alasaannya, ingin keluar dari zona nyaman. Kemudian selang beberapa hari, saya mulai ragu, sebenanrnya ada apa dengan zona nyaman ini?

Comfort zone atau zona nyaman merupakan sebuah kondisi, di mana seseorang tidak memiliki keinginan untuk berpindah atau bergerak sedikit pun. Lalu merasa cukup dengan semua yang dimiliki dan tengah dilakukan.

Kalau dipikir-pikir, kepungan zona nyaman ini memang membahayakan. Tak sedikit orang-orang lebih memilih berdiam diri daripada memberontak terhadap keadaan. Lebih memilih mengikuti arus daripada berjalan melawan arus. Lebih takut diejek dari pada menutup telinga, dan banyak lebih takut lainnya.

Akan tetapi, dengan kondisi seperti sekarang, perlukah saya dan kita semua keluar dari zona nyaman. Seseorang yang berangkat ke pedalaman tadi berhasil menemukan hal-hal baru di dalam kehidupannya. Perjalanan melintasi Merauke yang mungkin saja tidak akan pernah terjadi jika ia tidak mengambil gagasan untuk keluar dari zona nyaman. Pertemuan-pertemuan dengan orang yang berbeda, aktivitas yang berbeda dari biasanya, dan peluang yang datang lebih banyak, bisa jadi karena tindakan yang berani tadi.

Mungkin juga dengan orang-orang di luar sana. Orang yang berani mengambil tindakan ekstrem di mata orang lain tetapi suatu kebebasan bagi dirinya. Berani berhenti di suatu jurusan perkuliahan lalu belajar dari awal lagi untuk menemukan apa yang benar-benar disukai. Mereka yang berani mengepak barang lalu pergi ke mana saja. Tentu keadaan tidak akan pernah sama bagi yang lain, yang memilih untuk berdiam diri dan merasa cukup.

Tiba-tiba saya mulai berinisiatif, harusnya sekali saja di dalam hidup ini, kita harus berani keluar dari kenyamanan dan melakukan hal-hal yang selama ini hanya dipandang sepintas. Banyak hal yang dilewati jika hanya berdiam diri. Banyak kesempatan yang tak sempat dilakukan jika hanya menikmati.

Sekali pun untuk bangsa ini, semoga warga negaranya bersedia untuk keluar dari zona nyaman. Nyaman dengan memilih menyampaikan aspirasi lewat media sosial. Nyaman dengan menjatuhkan berbagai pihak hanya lewat media sosial. Nyaman menghujat keputusan orang lain lewat media sosial. Nyaman dengan menghina perbedaan. Harusnya, yang berani berkoar banyak lebih baik muncul dan berkata di hadapan semua orang. Tidak lempar batu lalu sembunyi tangan.

Sekali lagi, sekali saja, silakan keluar dari zona ternyaman di dalam kehidupan. Tidak apa-apa mungkin kesusahan di awal karena jalan terbaik tidak datang dengan mudah. Semoga yang baik, berani keluar dari zona nyaman dan muncul kepermukann.


*Miftahur Rahmi
Mahasiswa Jurnalistik
Politeknik Negeri Jakarta

Sumber gambar: forbes.com
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Zona Nyaman untuk Berleha-leha Rating: 5 Reviewed By: mindis.id