mindis.id
Latest News
Thursday, December 22, 2016

Tahun Baru; Perdebatan, Harapan, dan Polemik

Baca Juga




Liburan telah di depan mata! Hiruk-pikuk euforia tahun baru mulai dirasakan di berbagai sudut kota. Kalender cuti karyawan mulai dicoret, berbagai tempat pariwisata sudah menyiapkan jika sewaktu-waktu terjadi ledakan pengunjung, beberapa kota besa seperti Bali, Yogyakarta, Jakarta, dan lain-lain mulai melaporkan rasio perkiraan jumlah wisatawan pada liburan natal dan tahun baru. Namun, tahun baru mati gaya dibanding perdebatan dan polemik.

Mulai dari wajah baru mata uang, ancaman teror, sweeping atribut natal, kasus makar yang tak usai, hingga om telolet om. Jika berani membuka media sosial, maka semua menyerbu bagai air bah. Semua orang seperti ingin terlibat, pro dan kontra. Bagi yang pro, pendapatnya jangan diragukan lagi, penuh dengan kata-kata baik dan pujian tapi yang kontra berkata kasar dan menghina pun tak apa.

Akan tetapi, rencana liburan memang tak boleh padam. Dari seluruh daerah, aparat kepolisian tengah mempersiapkan pasukan pengan tahun baru. Pergantian 2016 ke 2017 nyatanya memang harus dirayakan. Tak sedikit yang menduga tahun ini akan semakin rumit ketika mendekati ujungnya. Presiden Kuba yang loloas dari puluhan ancaman bunuh diri tapi 2016 akhirnya tetap menjadi akhir. Trump dengan berbagai penolakannya akahirnya tetap berkuasa, dan guncangan Alleppo tak pernah surut oleh 2016.

Saya pribadi—tak banyak yang bisa diharapkan dengan sisa waktu yang disediakan 2016. Mengikuti alur pemberitaan pun seharusnya mungkin tak perlu. Sudah nyaris 365 hari bergelut dengan hal yang sama, tak apalah di penghujung tahun waktu benar-benar direfleksikan untuk diri dan orang tersayang.

Untuk itu, mari liburan! Perdebatan tak pernah usai bila terus disulut, jalani saja sesuai kehendak hati selama tak perlu mengorbankan kepentingan orang. Harapan mari diucapkan ketika beribadah untuk 2017 yang masih misteri ini, semoga lebih baik biar tidak rugi dua kali. Terakhir, polemik yang tak pernah usai, semoga ada ujungya dan segera usai. Akhirnya segala sesuatu menjadi kepentingan pribadi yang mengatas namakan orang banyak.

Selamat tahun baru 2017. PR generasi muda masih banyak. Iya untuk berpendidikan dan untuk memiliki akal sehat.


Miftahur Rahmi 
Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta 

Sumber gambar : https://blog.tokopedia.com
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Tahun Baru; Perdebatan, Harapan, dan Polemik Rating: 5 Reviewed By: mindis.id