mindis.id
Latest News
Monday, December 5, 2016

Stop Iklan Rokok !

Baca Juga



Hasil Studi dari Pusat Kardiotoraks South Yorkshire, Inggris berpendapat bahwa perokok yang berusia dibawah 50 tahun lebh berisiko terkena serangan jantung. Risiko yang dialami oleh perokok dibawah 50 tahun dilaporkan 8,5 kali lebih besar ketimbang bukan perokok atau mantan perokok.

Hal tersebut akan terjadi pada generasi muda Indonesia, apalagi remaja. Salah satu survei yang dilakukan oleh stasiun televisi swasta Indonesia berpendapat bahwa banyak remaja yang tertarik merokok dikarenakan iklan-iklan yang ada di lingkunganya. Meskipun iklan rokok sudah diberi label 18+ tetapi masih aja ada anak remaja, terutama anak sekolah yang merokok. Mereka berfikir bahwa laki-laki perokok itu keren dan terlihat macho.

LSM Yayasan Lentera Anak berpendapat bahwa iklan rokok masih banyak beredar dilingkungan sekolah, hal tersebut juga termasuk penyebab perokok anak remaja meningkat. Melalui survei yang dilakukan di lima kota besar di Indonesia, 85% di kota-kota tersebut dikepung oleh iklan rokok dalam bentuk spanduk, poster, stiker, dan videotron

Seharusnya perusahaan rokok mendukung Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Mengandung Zat Adiktif Berupa Tembakau bagi Kesehatan, khususnya pasal 25B yang melarang penjualan rokok terhadap anak di bawah 18 tahun dengan cara tidak memasang iklan, promosi ataupun sponsor rokok dalam bentuk apapun. 
 
*Annisa Fadhilah
(Mahasiswi Jurnalistik, Politeknik Negeri Jakarta)

Sumber gambar : http://1.bp.blogspot.com/
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Stop Iklan Rokok ! Rating: 5 Reviewed By: mindis.id