mindis.id
Latest News
Friday, December 2, 2016

Musim Penghujan, Perlukah Sunblock?

Baca Juga

sunblock

Sering kali banyak perempuan yang mati-matian menjaga kesehatan kulitnya dari pengaruh buruk di luar sana. Salah satunya dengan mengoleskan kulit dengan tabir surya atau sunblock. Hal tersebut tentu berguna untuk menjaga kulit dari sensitivitas cahaya matahari, tepatnya sinar ultraviolet (UV). Akan tetapi timbul pertanyaan, apakah di musim mendung dan penghujan seperti sekarang ini tetap harus menggunakn tabir surya?

Yap, ternyata menurut Skin Care Foundation 80% sinar UV tetap mampu menembus lapisan awan. Selain itu, penggelapan area kulit tertentu ternyata juga dapat dipicu karena sinar inframerah yang berasal dari komputer atau lampu.

Tabir surya sendiri memiliki tingkatan SPF yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Secara umum, tabir surya dibagi menjadi dua macam. Pertama adalah tabir surya fisika blockers yang bekerja secara fisika pada permukaan untuk mencegah penyerapan sinar matahari merusak kulit.

Kedua, tabir surya kimia blockers yang melindungi kulit pada tingkat sel dan perlu berinteraksi dengan sel-sel kulit lain menjadi interaktif. Tabir surya jenis ini biasanya sangat tidak dianjurkan untuk mereka yang memiliki kulit sensitif dan mudah terkena iritasi. 

Sudah tahukan, betapa pentingnya memakai tabir surya dalam sehari-hari? Jangan lupa, memilih SPF yang disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit.

*Miftahur Rahmi
Mahasiswa Jurnalistik
Politeknik Negeri Jakarta

(dari berbagai sumber)
Sumber gambar: cambon.id
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Musim Penghujan, Perlukah Sunblock? Rating: 5 Reviewed By: mindis.id