Latest News
Thursday, December 1, 2016

Media Sosial Bisa Berbahaya dan Liar

Baca Juga




Media sosial yang awalnya digunakan untuk menjalin hubungan dengan teman yang terpisah dengan jarak dan waktu, ajang mendapat teman baru dari berbagai negara dengan latar belakang berbeda atau tempat berbagi momen kehidupan sehari-hari ke teman kita yang jauh disana, kini sudah berubah fungsi. 

Sekarang media sosial dipakai sebagai ajang unjuk diri, seperti ajang menampilkan wajah cantik, memamerkan kekayaan, mencari nafkah dan sensasi, bahkan sebagai perantara untuk terkenal dan menjadi artis. 

Ditambah lagi, beberapa waktu lalu ada sebuah kasus yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia yaitu kasus penistaan agama yang berawal dari salah satu postingan video citizen sehingga maraknya pesan berantai di media sosial untuk melakukan aksi protes kasus tesebut. 

Media sosial bisa jadi hal berbahaya karena ada beberapa pihak pengguna media sosial menyebarkan berita bohong atau yang dikenal dengan berita hoax yang meresahkan pengguna media sosial yang lainnya. 

Craig Silverman (2016) melakukan studi di Amerika Serikat bahwa berita dari 20 berita terpopuler tentang pemilihan presiden Amerika Serikat yang muncul di 19 situs berita online ternama selama musim pilpres beberapa waktu lalu, hanya dibagaikan ke media sosial sebanyak 7,367 juta kali. Sedangkan untuk berita hoax dari situs abal-abal dan blo partisan justru dibagikan ke media sosial sebanyak 8,711 juta kali, hal ini dikarenakan isi berita tersebut memiliki persamaan persepsi dan ideologi.

Sebagai pengguna media sosial, kita harus bisa memilih mana yang harus dibagikan sebagai postingan di media sosial dan mana yang harus disebar ke teman-teman kita di media sosial. Apapun yang kita bagikan di media sosial baik yang bersifat pesan, foto maupun video itu sudah merupakan milik publik dan kita harus memiliki pertanggungjawaban atas apa yang kita bagikan ke media sosial. 

Media sosial ialah ruang publik dan kita tidak boleh sembarangan mengunggah atau membagikan hal-hal bersifat pribadi dari kita. Hal tersebut kadang kurang diperhatikan oleh pengguna media sosial di Indonesia karena tidak semua teman di media sosial kita itu bersifat baik, kadang ada yang suka jahil dan membagikan postingan kita dengan menambah-nambahkan sesuatu yang tidak benar dan bisa bersifat liar. 

Mulai dari sekarang kita harus pintar dan bijak dalam menggunakan media sosial kita karena media sosial itu bisa berbahaya dan liar. 


*Annisa Fadhilah
Mahasiswi Jurnalistik, Polteknik Negeri Jakarta

Sumber gambar : https://sundaestudio.com



  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Media Sosial Bisa Berbahaya dan Liar Rating: 5 Reviewed By: mindis.id