Latest News
Friday, December 2, 2016

Kartika Jahja: Perempuan Penembus Batas

Baca Juga


Kartika Jahja, wanita kelahiran Jakarta, 19 Desember 1980 membuat bangga Indonesia. Kenapa tidak? Kartika masuk sebagai salah satu dari 100 tokoh wanita paling berpengaruh dan inspiratif selama 2016 yang baru saja dirilis oleh BBC.

Menurut mereka (BBC) Kartika merupakan pejuang ulung dalam menyuarakan kesetaraan gender lewat lagu-lagu garapannya. Wanita lulusan Art Institute of Seattle ini memilih jalur independen dalam berkarya. Karena baginya, lewat jalur inilah ia dapat menghasilkan karya yang bebas dan jujur.

Selain itu, suara Kartika sempat mengisi bebera soundtrack film seperti Janji Joni, 9 Naga, Berbagi Suami, Kala, Gara-Gara Bola, Perempuan Punya Cerita, Quickie Express, dan Pintu Terlarang.

Semenjak 2009, Tika, panggilannya, bersama bandnya, Tika and The Dissidents merilis album bertajuk The Headless Songstress. Album ini mendapat sambutan hangat dari penggemar musik dan media. Perpaduan unik berbagai jenis music seperti jazz, blues, punk, waltz, bahkan tango, dengan lirik-lirik yang cerdas dan politis.

Tika meramu berbagai isu, di antaranya LGBT, kesetaraan gender, gerakan buruh, hingga peran televisi dalam pembantaian intelektualitas masyarakat. Tahun 2016 Tika and The Dissidents kembali merampungkan sebuah album yang bertajuk Merah dengan single pertamanya yang berjudul Tubuhku Otoritasku. “Perempuan Penembus Batas” adalah gelar yang diberikan majalah Tempo dalam bidang seni dan budaya atas karya musik serta aktivismenya yang berkaitan dengan isu gender.

*Miftahur Rahmi
Mahasiswa Jurnalistik
Politeknik Negeri Jakarta

(dari berbagai sumber)
Sumber gambar: malesbanget.com
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kartika Jahja: Perempuan Penembus Batas Rating: 5 Reviewed By: mindis.id