mindis.id
Latest News
Monday, November 28, 2016

Makan Menggunakan Sumpit; dari Air Mata hingga Mengagetkan Dewa

Baca Juga

sumpit

Apakah kalian termasuk pencinta makanan Asia? Kalau iya, biasanya makanan Asia yang berasal dari China, Jepang, dan Korea dinikmati menggunakan sumpit. Beda halnya dengan penggunaan sendok atau garpu, makan menggunakan sumpit memiliki tata cara tersendiri. Juga beberapa hal yang harus dihindari agar sopan dan terkesan wajar. Terlebih ketika berada di Jepang dan China. Berikut hal-hal yang harus dihindari ketika makan menggunakan sumpit. 

Makan Sambil Menghisap Sumpit
Tindakan ini tidak diperkenankan. Sebab, makan sambil menghisap sumpit pada dasarnya adalah perbuatan tak sopan apalagi dengan mengeluarkan suara hingga membuat orang jengkel. Biasanya, orang yang melakukan hal ini akan dianggap tidak diajar sopan santun oleh keluarganya.

Air Mata Sumpit Menetes 
Sebenarnya ini adalah saat mengambil makanan dengan sumpit untuk dimasukkan ke dalam mangkuk sendiri, tangan kita kurang mantap, sehingga masakan jatuh ke piring masakan lain atau jatuh di atas meja. Perbuatan ini dianggap tidak tahu aturan dan sangat dilarang.

Meletakkan Panjang Pendek
Di saat kita sedang makan atau sebelum makan, jangan meletakkan sumpit dengan panjang yang tidak sama di atas meja. Hal ini dianggap tabu dan biasanya disebut “tiga panjang dua pendek” di mana maksudnya adalah “kematian”.

Sebab, pada zaman dahulu, orang Tiongkok menganggap bahwa setelah seseorang meninggal, ia harus dimasukkan ke dalam peti mati. Pada saat peti belum ditutup, bagian penyusun peti mati depan dan belakangnya adalah dua buah papan kayu pendek dan pada bagian dasarnya adalah tiga buah papan kayu panjang. Papan kayu itu digabungkan menjadi peti mati yang disebut tiga panjang dan dua pendek. 

“Menggali Kuburan”
Ini berarti mengorek-ngorek menu makanan yang tersaji di tengah meja dengan sumpit, seolah-olah tidak ada orang sekitarnya. Kemudian dengan sumpitnya mulai mengitari masakan untuk mencari makanan yang diinginkan.

Bagaikan perampok kuburan yang sedang menggali kubur. Orang yang melakukan perbuatan ini pertanda tidak tahu aturan dan congkak sehingga dihindari orang lain.

Mempersembahkan Hio di Hadapan Orang Banyak 
Ada orang yang sebenarnya bermaksud baik mengambilkan makanan untuk orang lain dan untuk kepraktisan, ia menggunakan satu batang sumpit ditusukkan pada makanan kemudian dioperkan kepada orang tersebut.

Ini dianggap tindakan yang tidak hormat karena dalam tradisi Tiongkok, ini adalah hal yang dilakukan saat mempersembahkan hio. Jadi bagaikan memberikan hio kepada orang mati. Maka menancapkan sumpit ke dalam mangkuk tidaklah sopan. 

Mendarat Mengagetkan Dewa
“Mendarat mengagetkan dewa” berarti menjatuhkan sumpit ke lantai. Ini adalah perbuatan yang sangat tidak sopan. Menurut orang Tiongkok, leluhur yang sudah meninggal semuanya tidur di bawah tanah. Jadi, tidak boleh diganggu. Sumpit yang jatuh ke lantai akan mengagetkan leluhur di bawah tanah. 

Ini dipandang tidak berbakti sehingga tidak diperkenankan. Namun ada cara mengakalinya, saat sumpit jatuh ke lantai, kita harus segera menggambar huruf shi di lantai menggunakan sumpit tersebut sesuai arah kita duduk. Arahnya adalah horizontal dulu baru vertikal. Ini berarti “saya tidak seharusnya mengagetkan leluhur”, lalu mengangkat sumpit sambil berucap “saya seharusnya mati”.

*Annisa Fadhilah
Mahasiswi Jurnalistik, Politeknik Negeri Jakarta

(dari berbagai sumber)






  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Makan Menggunakan Sumpit; dari Air Mata hingga Mengagetkan Dewa Rating: 5 Reviewed By: mindis.id