mindis.id
Latest News
Thursday, October 20, 2016

Sembilan Belas

Baca Juga

puisi

Dua tahun berlalu
Sembilan belasmu tetap abadi di hidupku
Kenangan sembilan belasmu masih kusimpan
Ketika mengingat sembilan belas,
seketika hatiku menjadi membeku
Hariku menjadi dingin, seperti dijatuhkan bola-bola salju
Sembilan belas,
Aku masih tetap menantimu,
Menantikan sembilan belas hadir di setiap hariku
Merindukan sembilan belasmu yang terkesan indah
Menangis ketika sembilan belas mulai pergi
Dua tahun sembilan belasmu,
Mulai merapuhkan sayap-sayap indahku
Sayap-sayap yang berkibar begitu indah,
Harus rela terhempas terjangan badai dahsyat
Padahal, aku tidak merelakan sembilan belasku,
harus berlalu dengan begitu
Tetapi, sembilan belasku memilih untuk menghilang,
dengan begitu.
Sembilan belasku,
Kau tetap harus terjaga,
Melayang dengan indah,
dan mendarat dengan tepat.

Novellia Narulita 
19/10/16 
23:00 
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

Item Reviewed: Sembilan Belas Rating: 5 Reviewed By: mindis.id