Latest News
Thursday, October 13, 2016

Perang di Masa yang Akan Datang

Baca Juga


cyber war

Ketika saya menonton film Snowden, ada perkataan yang menarik dalam film tersebut. Salah seorang petinggi NSA mengatakan bahwa Masyarakat akan lupa dengan perang minyak dan politik yang terjadi di Irak. Pernyataan ini membuat saya menganggukkan kepala dan berkata dalam hati, "Benar juga".

Alasan saya berkata seperti ini adalah, menurut pandangan saya, perang merupakan sebuah hal yang tidak terelakan. Akan selalu ada dan silih berganti. Apa yang dilakukan Bush ketika menyerang Irak suatu saat akan terlupakan dengan perang baru. Salah satunya adalah perang terhadap ISIS. Sudah menjadi hukum alam bahwa manusia memang mudah melupakan.

Pernyataan selanjutnya yang dilontarkan Bos NSA adalah, perang di masa depan merupakan perang di dunia maya. Saya sangat setuju terhadap hal ini. Sadap-menyadap menjadi hal penting. Ketika kita mengetahui strategi musuh, hampir dipastikan kita akan memenangkan perang tersebut. Contoh nyata adalah Alan Turing yang berhasil memecahkan kode komunikasi NAZI sehingga perang dunia ketiga pun tidak terjadi. Oleh karena itu, wajar saja jika Amerika menyadap semua hal yang terkoneksi internet di dunia ini. Amerika berdalih, hal ini dilakukan untuk menjaga perdamaian.

Saya berkesimpulan bahwa Indonesia sudah seharusnya berkonsentrasi untuk membangun sebuah teknologi canggih dan memanfaatkan internet sebagai senjatanya. Jika tidak, Indonesia tidak akan bertahan ketika perang yang akan datang terjadi.

*Ahmad Hidayah
Alumnus Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta


Sumber gambar: cyberwardesk.com

  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Perang di Masa yang Akan Datang Rating: 5 Reviewed By: mindis.id