Latest News
Sunday, October 23, 2016

Jalan Cinta Tak Berujung

Baca Juga

cinta tak berujung

Rendi, 23 tahun, kelahiran Jakarta, hidup dalam sebuah perjalan cinta yang tak pernah berujung. Perjalanan ini dimulai saat ia duduk di bangku SMA. Saat itu, pria ini mulai mempelajari apa yang dinamakan cinta.

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya umur, juga pengalaman dari sebagian teman-temannya, pria ini mulai mencoba menggali lebih dalam tentang sebuah arti cinta. Detik, menit, jam, dan hari pun berlalu, pria ini mulai mencoba menggali sebuah arti cinta dari sesosok wanita yang menarik hatinya. Wanita itu bernama Nia.

Rendi mulai menerapkan strategi pendekatan dengan wanita tersebut dengan cara yang bisa dibilang cukup ekstrem. Jalinan komunikasi pun berjalan dengan menggunakan segala instrumen yang ada. Respons positif akhirnya didapatkan dari wanita tersebut, walaupun tidak sepenuhnya, hanya sebatas persahabatan.

Dua tahun berlalu, Rendi terus berusaha semaksimal mungkin agar dapat memiliki wanita ini sepenuhnya. Ia tak ingin perjalanan cinta ini hanya berakhir sebagai sahabat. Rendi mulai memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya kepada Nia.

Nia terlihat kaget mendengar Rendi mengungkapkan perasaannya. Tatapan yang seolah mengisyaratkan rasa tidak percaya terpancar dari mata Nia. Selama beberapa detik, Nia tak berkedip memandang Rendi.

Setelah beberapa lama terdiam, terlihat guratan senyum mengambang dari mulut Nia. Nia pun akhirnya bicara. "Ren, aku tahu kita sudah berhubungan dengan sangat baik selama dua tahun. Aku juga sangat mengerti keadaan ini. Aku sangat nyaman dengan semua keadaan ini."

Rendi tersenyum mendengar ucapan Nia.

"Namun, maafkan aku," Nia kembali bicara. "Aku hanya nyaman menjadi sahabat bagimu. Tidak ada perasaan yang lebih untuk kamu. Aku mohon kamu mengerti. Mungkin, ini cukup menyakitkan bagi kamu. Tapi aku harus jujur kepada diriku sendiri, juga kepada dirimu," kata Nia kemudian.

Senyum Rendi menghilang. Hilang, bersama harapan yang dipendamnya selama dua tahun bersama Nia. Tidak ada cinta di hidup Rendi. Jika arti cinta adalah ujung dari perjalanan hidup, maka tak ada ujung di hidup Rendi.

*Alan Haryadiansyah
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik 
Universitas Satya Negara Indonesia, Jakarta
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

Item Reviewed: Jalan Cinta Tak Berujung Rating: 5 Reviewed By: mindis.id