mindis.id
Latest News
Friday, September 30, 2016

Problematika PON Jabar 2016

Baca Juga


Pekan Olahraga Nasional atau disingkat PON yang diselengarakan di Jawa Barat tahun ini telah resmi ditutup dan membawa nama tuan rumah sebagai juara umumnya. Namun, PON Jabar 2016 ini cukup menimbulkan perhatian publik. Bukan karena prestasi ataupun olahraganya, melainkan banyak kecurangan yang terjadi pada event olahraga terbesar di Indonesia ini. Sebut saja aksi saling pukul atlet polo air, lalu kericuhan di arena wushu, ataupun pada cabang olahraga sepak bola dan tinju. Tentu ini menjadi pukulan telak bagi pihak penyelenggara dan KONI sebagai induknya.

Lalu apa yang menjadi akar permasalahannya? Berikut ulasannya:
1. Orientasi peserta ada pada hasil, bukan  proses

Pada dasarnya, kecurangan pada olahraga di Indonesia sudah menjadi hal lumrah. Alasannya sederhana, karena para peserta yang ikut PON Jabar 2016 ini berorientasi pada hasil, bukan proses. Mereka melakukan segala cara untuk bisa meraih emas pada ajang olahraga terbesar di Indonesia ini. Sehingga nantinya jika bertanding pada tingkat internasional tidak akan sebanding dengan prestasi yang ada di dalam negeri.

2. Atlet senior boleh ikut bertanding

Turunnya atlet senior di ajang PON 2016 ini hemat saya adalah suatu hal yang salah. Saya coba ambil contoh, Atlet yang sudah sering main di olimpiade tentu berbeda kelas dengan atlet-atlet muda yang baru menginjakan kaki di event besar. Oleh karena itu, perlu regulasi yang jelas terkait hal ini, misalnya adalah batasan umur, ataupun bagi yang sudah  dua kali mendapat medali emas tidak diperbolehkan untuk ikut serta lagi.

3. Perseteruan KOI dan KONI

Sejak terjadi perseteruan antara KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dengan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) menjadi salah satu penyebab permasalahan bagi PON Jabar 2016. PON ibarat memiliki dua bapak sehingga bingung untuk berkiblat pada instansi yang mana. Diharapkan, melalui peristiwa ini kedepannya tidak ada lagi dualisme seperti ini dan menjadikan PON sebagai ajang persiapam menuju olimpiade.

Kira-kira inilah tiga akar permasalahan dari PON 2016 Jawa Barat. Semoga saja ke depannya pemerintah lebih baik lagi mengelola ajang olahraga terbesar Tanah Air ini.

*Ahmad Hidyah
Alumnus Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta 

Sumber gambar: sports.sindonews.com
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Problematika PON Jabar 2016 Rating: 5 Reviewed By: mindis.id