Latest News
Sunday, September 11, 2016

Bosan dengan Kopi Instan? Cobain Deh Kopi-Kopi Ini!

Baca Juga


Sebagian masyarakat kita memiliki budaya minum kopinya sendiri. Mulai dari menikmatinya di pagi hari bersama pisang goreng hangat, memakan roti sambil sesekali mencelupkannya pada secangkir kopi, atau membalik gelas berisi kopi hangat pada piring kecil sebelum kemudian menyeruputnya. Ya, kopi memang kerap kali dipilih sebagai teman dalam menikmati waktu-waktu senggang. Namun sebagaimana yang kita ketahui, kopi instan dengan berbagai varian rasa yang ditawarkannya menjadi lebih populer dan lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat kita.

Terlepas dari semua itu, sudahkah anda mengenal dan menikmati jenis-jenis kopi dengan kualitas terbaik yang hanya ada di Indonesia ini? Nah, biar enggak tambah penasaran, mari kita lihat apa aja sih jenis-jenis kopi itu.


Kopi Luwak
Dinamakan kopi luwak karena kopi ini berasal dari biji kopi yang dipilah dan diambil dari sisa kotoran hewan luwak yang dicuci sebelum dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digiling. Kopi luwak sendiri memiliki dua macam jenis yaitu kopi luwak robusta dan kopi luwak arabika. Dalam proses produksi biji kopinya pun, kopi luwak memiliki dua asal yaitu dari hewan luwak tangkaran dan hewan luwak liar.

Harga kopi luwak sendiri berkisar Rp500.000/kg untuk jenis robusta dan Rp800.000/kg untuk jenis arabika yang berasal dari luwak tangkaran. Juga kisaran Rp800.000/kg untuk jenis robusta dan Rp1.000.000/kg untuk jenis arabika yang berasal dari luwak liar. Cukup mahal memang, namun kita tak perlu meragukan kualitasnya. Pasalnya hanya biji-biji kopi terbaik yang mau dimakan oleh hewan luwak sebelum akhirnya akan mengalami proses fermentasi alami melalui pencernaan sang luwak.

Aroma dan rasa kopi luwak sendiri pun terbilang khas. Aroma kopi ini seperti bau pandan yang sangat kuat ketika kopi masih dalam tahap pengolahan maupun ketika kopi akan diseduh, serta rasa yang sangat kuat sehingga meninggalkannya dalam waktu yang lama di tenggorokan. Keunikan lain dari kopi luwak ialah ketika kita menyeduhnya. Kopi ini akan mengeluarkan krim putih di bagian permukaan walaupun kita tidak menambahkan campuran apa pun kedalamnya. Nah, jika penasaran dan ingin mencobanya, Anda bisa berkunjung ke Lampung Barat sambil menikmati keindahan-keindahan alamnya.


Kopi Aceh Gayo
Kopi yang satu ini berasal dari kota Serambi Mekah, Aceh. Luar biasanya, produksi kopi aceh gayo arabika termasuk yang terbesar di kawasan Asia, karena kebanyakan jenis arabika dari kopi ini lebih dominan ketimbang jenis robustanya. Harga pasar untuk kopi aceh gayo arabika ini pun berkisar antara Rp180.000-190.000/kg dan Rp80.000-130.000/kg untuk kopi aceh gayo robusta.

Untuk rasa pada kopi ini terbilang khas dan unik, karena apabila kita meminumnya rasa pahit dari kopi ini tidak terasa dan tidak tertinggal di mulut, dan hebatnya lagi cita rasa yang dihadirkan dari kopi ini mampu mengalahkan kopi blue mountain yang berasal dari Jamaika. Selain itu, aroma kopi ini juga harum dan gurih sehingga menambah kenikmatan tersendiri saat kita mulai menyeruput kopi yang satu  ini.

Keunikan lain dari kopi aceh gayo ini ialah cara penanamannya yang masih organik, sehingga kualitasnya terjaga dan tentunya membuat kita tidak perlu khawatir lagi akan kandungan bahan-bahan kimia.


Kopi Toraja
Salah satu jenis kopi yang memiliki aroma yang khas dan unik ialah kopi toraja, itu karena ketika kita meminumnya seolah ada unsur rasa tanah yang tercampur di dalam kopi ini. Ya, aroma earthy itu yang menjadikannya begitu diminati oleh para pecinta kopi. Soal rasa, kopi ini mempunyai rasa yang sedikit asam sehingga mampu memberikan sensasi tersendiri saat kita mencicipi dan menikmatinya.

Hampir sama dengan jenis-jenis kopi lainnya, kopi toraja ini juga memiliki dua macam jenis yaitu robusta dan arabika. Meskipun berbeda, kedua jenis dari kopi toraja ini sama-sama memiliki kandungan asam yang cukup rendah hanya saja terdapat perbedaan  pada kandungan kafein di dalamnya.

Adapun harga untuk masing-masing kopi toraja ini ialah berkisar antara Rp180.000-190.000/kg untuk jenis arabika dan Rp120.000-140.000/kg untuk jenis robusta. Cukup terjangkau bukan? Mending buruan dicobain deh.


Kopi Kintamani
Sesuai dengan namanya, kopi yang satu ini berasal dari Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Kopi yang ditanam dengan menggunakan sistem tumpang sari dengan tanaman lain seperti sayur-sayuran atau buah-buahan ini merupakan salah satu dari tiga kopi Indonesia yang mendapatkan sertifikat indikasi geografis unik. Bagaimana tidak, dari sistem penanaman yang unik tadi, rasa dan aroma kopi yang satu ini menjadi berbeda dengan jenis-jenis kopi lainnya yaitu aromanya yang lebih segar yang berupa aroma seperti rempah-rempah dan memiliki rasa seperti mengandung campuran rasa buah-buahan yang asam, tidak terlalu pahit dan sepat.

Harga dari kopi kintamani ini pun cukup terjangkau yaitu berkisar antara Rp185.000/kg untuk jenis arabika. Soal kualitas tidak perlu diragukan lagi, karena para petani kopi kintamani sangat menjunjung tinggi integritasnya dengan menggunakan cara petik-pilih sewaktu melakukan panen. Sehingga dengan begitu tentunya hanya biji-biji kopi yang sudah memenuhi syarat saja yang dipetik sebelum akhirnya masuk pada proses-proses pengolahan selanjutnya.

Nah, jika Anda kebetulan sedang berlibur ke Bali, enggak ada salahnya kan membawakan kopi kintamani ini sebagai cendera mata untuk keluarga dan tetangga di rumah.


Kopi Flores
Salah satu keunikan dari kopi yang satu ini ialah media tanamnya yang menggunakan tanah andosols yang subur, yaitu tanah yang berasal dari abu gunung berapi. Biasanya kopi ini ditanam secara organik di bawah naungan pohon.

Kopi ini memiliki sedikit aroma fruity namun ketika kita mencicipinya seperti ada aroma bau tembakau pada after taste-nya atau kesan yang ditinggalkan setelah diminum. Kopi flores ini biasanya memiliki tingkat kekentalan yang tinggi, sedikit asam, dan seolah menghadirkan rasa lemon.

Kisaran harga untuk kopi flores ini pun sekitar Rp185.000/kg untuk jenis arabika dan Rp80.000-130.000/kg untuk kopi flores jenis robusta. Bila anda bosan dengan kopi-kopi instan, kopi flores ini bisa jadi alternatif juga ya.


Kopi Lanang
Pemberian nama “lanang” pada kopi ini cukup unik karena jika dikonversi ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti laki-laki. Itu bukan tanpa sebab, karena jika diperhatikan bentuk biji dari jenis kopi ini tunggal, bulat, tanpa terbelah. Selain itu, kopi ini juga banyak dipercaya mampu menambah vitalitas pria karena memiliki banyak kadungan senyawa tribulus terretris.

Rasa pada kopi lanang ini sangat kuat sehingga mampu meninggalkan kesan di tenggorokan dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, kopi ini juga memiliki rasa sedikit asam dengan kandungan kafein yang tinggi. Keunikan lain dari kopi ini ialah kandungan aromanya yang wangi sehingga membuat para pencintanya tak pernah bosan untuk menikmati jenis kopi yang satu ini.

Kopi Lanang ini juga cukup banyak digemari, baik oleh masyarakat lokal maupun masyarakat mancanegara. Harganya pun cukup terjangkau, yaitu berkisar antara Rp230.000-250.000/kg. Nah, sudah mulai tertarik juga kan untuk menjadi penggemar selanjutnya.


Kopi Jawa
Kopi ini salah satu kopi yang berasal dari tanah Jawa, sesuai dengan namanya kopi jawa. Kopi yang satu ini juga memiliki keunikan dan cirinya tersendiri, yaitu aroma rempah-rempah yang terasa secara alami saat kita menyeruput dan mulai mencicipinya.

Harga yang dibanderol untuk satu kilogram biji  kopi jawa arabika yang telah disangrai ini berkisar Rp170.000-185.000, dan berkisar antara Rp60.000-130.000/kg untuk jenis robusta.

Karena melalui tahapan proses pengolahan secara basah (wet procces) maka cita rasa yang dihasilkannya pun tidak begitu kaya, berbeda dengan kopi-kopi jenis lainnya. Meskipun rasa yang dikandungnya kuat dan pekat namun rasa asam dari kopi jawa ini terbilang rendah bahkan cenderung manis. Suka yang manis-manis juga kan?


Kopi Wamena
Kopi wamena memiliki tekstur yang ringan, rasa yang tidak asam, serta ampas yang dihasilkannya pun sedikit. Aromanya pun sangat harum dan tajam membuat siapa saja sulit untuk menolak kopi yang satu ini. Tingkat keasaman kopi wamena yang rendah ini berasal dari struktur tanah yang mendukung untuk pertumbuhan kopi yang biasa digunakan untuk penanaman kopi ini. Selain itu kopi wamena ini ditanam secara organik, sehingga kita tidak perlu khawatir dengan kandungan bahan-bahan kimia.

Harga untuk kopi wamena ini pun berkisar antara Rp230.000-250.000/kg untuk jenis arabika. Agak sedikit mahal memang, namun bukan tanpa alasan karena kopi wamena ini ditanam pada ketinggian 1.200 m/dpl sehingga kualitasnya pun dapat terjaga dengan sangat baik. Nah, jika kalian adalah seorang pencinta kualitas, kopi ini menunggu loh.

Itulah beberapa daftar nama-nama kopi daerah yang bisa saya sampaikan, sebagai catatan ukuran harga yang saya cantumkan di atas ialah untuk satu kilogram biji kopi yang telah disangrai. Jadi ingin coba juga kan? Pasalnya kopi-kopi tersebut lebih banyak diekspor dan sering dinikmati masyarakat luar negeri loh, masa kita sebagai warga negara tempat kopi-kopi tadi berasal belum pernah mencobanya. *Yuga Andika Ramadhan

(dikutip dari berbagai sumber)
Sumber gambar: www.beritagar.id
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Bosan dengan Kopi Instan? Cobain Deh Kopi-Kopi Ini! Rating: 5 Reviewed By: mindis.id