Latest News
Wednesday, August 10, 2016

Siapa yang Membentuk Karakter Kita ?

Baca Juga



Manusia tercipta dengan berbagai macam karakter, tentu ada yang baik dan ada pula yang buruk. karakter manusia sering kali melekat pada diri seseorang sehingga dapat dianggap sebagai sebuah identitas. Tapi tahukah anda bahwa karakter manusia itu bukanlah suatu hal yang tiba - tiba muncul tanpa sebab? Setidaknya, saya melihat ada 2 faktor utama dalam pembentukan karakter, yaitu keluarga dan lingkungan.

Mari kita bahas satu persatu, mulai dari keluarga. Keluarga memiliki peran yang penting dalam pembentukan karakter. Saat kita lahir, keluarga akan memberikan identitas terhadap diri kita, yaitu berupa nama. Setelah itu, sebagai seorang yang baru lahir, tentu lingkungan keluarga adalah hal paling dekat untuk kita tiru sebagai sebuah role model. Contoh, ada beberapa keluarga yang suka mengeluarkan nada bicara yang tinggi, niscaya sang anak pun akan ikut bernada tinggi nantinya. 

Pada intinya, keluarga menjadi tahap pertama dalam pembentukan karakter seseorang. Layaknya sebuah bangunan, keluarga membentuk sebuah pondasi. Jika pondasinya tidak kokoh, maka orang tersebut tidak akan bertahan lama untuk bertahan dari kerasnya hidup.

Lambat laun, peran keluarga sudah mulai memudar dan digantikan oleh peran lingkungan. Lingkungan yang dimaksud disini adalah pertemanan. Mengapa pertemanan dapat mempengaruhi karakter seseorang? Jawabanya  adalah waktu. Coba bayangan, sekarang ini anak anak sudah mulai belajar di sekolah pukul 7 pagi dan pulang sekolah jam 3 sore. Jadi, sekitar 8 jam anak-anak tersebut menghabiskan waktunya di sekolah bersama teman temannya. Apalagi, anak-anak hingga remaja adalah proses pencarian jati diri. Jadi wajar saja jika teman dapat berperan dalam pembentukan karakter seseorang. 

Selain itu, sering kali anak anak ataupun remaja tidak dapat menceritakan apa yang ia rasa kepada orang tua. Mungkin karena orang tuanya terlalu sibuk ataupun menganggap bahwa orang tua bukan orang yang tepat untuk di ajak bicara. Hasilnya, curhat keteman menjadi solusi. Dari curhat inilah teman akan memberikan nasihat nasihat yang secara tidak sadar dapat membentuk karakter sessorang.

Kesimpulannya, ada dua faktor yang dapat membentuk karakter seseorang yaitu keluarga dan lingkungan. Keluarga perlu memberikan modal sebagai sebuah pondasi agar anak tetap kokoh berdiri ataupun tidak keluar jalur. Misalnya seperti pendidika  moral ataupun agama. Ketika sang anak masuk ke tahap lingkungan, yang perlu dilakakan keluarga hanya memantau. Misalnya sesibuk apapun orang tua, tetap harus tahu apa yang dilakukan sang anak atau dengan siapa ia bermain. 

Tidak hanya itu saja, orang tua juga harus berperan ganda, dalam hal ini menjadi sahabat baik. Caranya adalah buka selebar lebarnya anak untul cerita. Sehingga orang tua tetap dapat memberikan arahan kepada sang anak untuk menjadi pribadi yang baik. Kepercayaan anak kepada orang tua menjadi sangat penting disini. Jika orang tua dan anak bisa saling menjaga kepercayaan, niscaya karakter anak akan terbangun dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan orang tua.

*Ahmad Hidayah 
Alumnus Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta 

Sumber foto : http://www.pendidikankarakter.com/
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Siapa yang Membentuk Karakter Kita ? Rating: 5 Reviewed By: mindis.id