Latest News
Thursday, August 18, 2016

Gandhi, Perlawanan dengan Konsep Kemanusiaan

Baca Juga



Gandhi, salah satu tokoh dunia yang berasal dari India. Seorang yang mampu menggerakan rakyat India untuk lepas dari masa penjajahan Inggris. Gandhi merupakan sosok yang sangat dicintai oleh rakyatnya. Pemikiran dan gerakannya pun terus di pelajari, tidak hanya di India, namun juga di dunia. berikut ringkasan secara umum 4 ajaran dan gerakan Gandhi :

1. Ahimsa 

Ahimsa artinya adalah tidak melakukan kekerasan. Menurut Gandhi, kekerasan adalah suatu tindakan kejahatan yang tidak boleh dilakukan dengan alasan apapun. Oleh karena itu, dalam pergerakannya, Gandhi tidak pernah melakukan kekerasan walaupun tujuannya untuk suatu kebenaran (satya). Ahimsa adalah sebuah cara, dan Satya adalah tujuannya. Menurutnya, Satya tidak akan bisa dicapai melalui kekerasan. Satya hanya bisa dicapai dengan cinta dan kasih sayang. Ahimsa mengajarkan rakyat India untuk berbelas kasih dan menyebarkan cinta, meskipun terhadap musuh - musuh yang membencinya. Dengan cinta, Satya atau kebenaran dapat terungkap dan ditegakkan. 

2. Satyagraha

Satyagraha adalah pedoman hidup yang dipegang oleh Gandhi. Satyagraha artinya adalah menegakkan keadilan dan kebenaran, apapun risikonya. Pada tahun 1906, Pemerintah Inggris mewajibkan setiap warga negara India untuk melapor kepemerintah setempat untuk diberikan sertifikat. Sertifikat ini nantinya akan dibawa kemanapun mereka pergi. Dan jika ada warga negara India yang tidak memiliki atau sekadar tidak membawa sertifikat ini, maka ia akan dikenakan denda atau deportasi. 

Gandhi menyatakan bahwa ini merupakan kebijakan yang salah dan tidak layak untuk diikuti. Ia pun mengajak seluruh rakyat India untuk mendemonstrasi menentang kebijakan ini. Demonstrasi Gandhi pun berlandaskan perdamaian. Gandhi hanya meminta untuk berunding guna menghapus kebijakan ini. Walaupun akhirnya ia dipenjara dan menerima kekerasan dari pihak Inggris, ia tetap tidak membalasnya, sesuai dengan ajaran Ahimsa. Walaupun menerima tindak kekerasan, ia tetap berdemonstrasi dan menolak undang - undang tersebut serta menerima apapun risikonya. Inilah Satyagraha, ajaran Gandhi. 

3. Hartal

Hartal adalah sebuah gerakan mogok masal yang dicetuskan oleh Gandhi. Ia mengatakan bahwa pemerintah Inggris tidak adil dalam memberikan upah bagi para buruh India. Mereka dipekerjakan secara tidak manusiawi dan diberi upah yang tidak sepadan. Oleh karena itu, Gandhi menyerukan kepada seluruh buruh di India untuk mogok masal dari pekerjaan mereka. Sesuai dengan ajaran Ahimsa, bahwa apapun yang mereka lakukan tidak boleh berlandaskan kekerasan dan harus berpegang teguh terhadap kebenaran atau satyagraha, apapun risikonya. 

4. Swadesi 

Swadesi berarti cinta tanah air. Pada saat itu, banyak para pekerja India yang bekerja untuk produk - produk asing namun dibayar dengan sangat murah. Masuknya produk asing membuat produk dalam negeri tidak kuat bersaing. Oleh karena itu, Gandhi meminta untuk seluruh rakyat India untuk membeli produk dalam negeri dan bekerja pada perusahaan - perusahaan dalam negeri. Ia melihat bahwa India tidak akan maju jika seluruh pekerjanya membuat produk luar negeri. Dengan mengkonsumsi dan meningkatkan produksi dalam negeri, perekonomian India pun dapat ditingkatkan. 

*Ahmad Hidayah 
Alumnus Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta 
Diolah dari berbagai sumber 

Sumber Gambar : cp91279.biography.com 
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Gandhi, Perlawanan dengan Konsep Kemanusiaan Rating: 5 Reviewed By: mindis.id