mindis.id
Latest News
Thursday, August 18, 2016

Chelsea Patut Masuk Hitungan

Baca Juga



Kemenagan Chelsea di Gameweek pertama minggu lalu patut diapresiasi dan membuatnya menjadi salah satu tim yang memperoleh kemenangan di laga awal. Namun, ada banyak catatan penting yang harus diperhatikan Antonio Conte di pertandingan melawan West Ham kemarin. 

Pertama adalah Diego Costa tetaplah sang raja gol. Banyak isu yang membuat pemain bernomor punggung 19 di Chelsea ini tidak kerasan di Stamford Bridge, khususnya ketika pemain ini dikabarkan akan kembali ke pangkuan Diego Simeone. Namun, pada pertandingan melawan West Ham, Costa membuktikan dirinya masih menjadi ujung tombak the blues yang membuat Chelsea merengguk tiga angka di pertandingan perdananya. 

Kedua adalah perubahan playmaker di lini tengah. Chelsea memang sering kali mengubah playmaker di lini tengah. Pada era Jose Mourinho, Chelsea menurunkan Fabregas sebagai playmaker dan raja assist. Fabregas memang salah satu pemain tengah yang cukup apik dalam membuat umpan ke dalam kotak pinalti lawan. Hal ini dibuktikan dengan predikatnya sebagai pemain terbanyak assist di Chelsea pada musim pertama Jose Mourinho. Namun gaya main Chelsea di era Mou juga berubah-ubah. Ketika memanfaatkan serangan balik dengan gaya difensifnya, Willian lebih banyak melakukan assist dibanding Fabregas yang sibuk membantu bertahan. Hal ini tetap dipertahankan Chelsea di era Hiddink. 

Kini, playmaker di lini tengah dikuasai oleh Oscar. Oscar yang lebih sering masuk di babak kedua pada masa Hiddink dan Mou memperlihatkan bahwa ia tetaplah pemain berkualitas walaupun sempat di lirik oleh Juventus. Tercatat ada tiga kali assist apik yang dibuat Oscar yang berhasil masuk ke area terlarang West Ham walaupun belum berhasil menjadi gol. Dari pertandingan ini jelas terlihat bahwa Oscar masuk dalam perhitungan Antonio Conte. 

Ketiga adalah dua tiang lini tengah yaitu Kante dan Matik. Kante yang baru dibeli dari juara bertahan Leicester City memang sangat cocok dengan strategi yang diterapkan oleh Conte. Conte sadar salah satu kelemahan Chelsea adalah ketika mendapatkan serangan balik. Kante ditugaskan untuk menutup pergerakan lawan ketika lawan mendapat bola untuk melakukan serangan balik sehingga lawan tidak akan mudah untuk memberi umpan. Pemain ini cepat dan agresif sangat cocok untuk menjadi seorang stopper, sangat mirip dengan pemain bernomor punggung 7 Chelsea sebelumnya, Ramires, namun Kante lebih sedikit powerfull. 

Karena tugas Stopper sudah diemban oleh Kante, Matic sebagai seorang gelandang bertahan lebih fokus untuk memberikan assist menusuk dan mengatur tempo permainan. Pemain ini hebat dalam membaca alur pertandingan dan bisa memberikan assist-assist brilian kepada rekan setimnya. Ketika dipadukan di belakang Oscar yang sedikit condong kedepan, Matic terkesan lebih hidup dibandingan ketika dipegang oleh Hiddink ataupun Mou. 

Keempat adalah kembalinya Hazard. Setelah sempat dinyatakan habis ketika perseteruannya dengan Jose Mourinho ataupun karena cedera yang acap kali menderanya, Hazard kembali ke peak performance-nya. Gaya mainnya yang skillful, menusuk, lincah, serta memiliki speed membuat ia kembali disegani lawan serta menjadi andalan Chelsea di sayap kiri. 

Melihat kemenangan Chelsea di laga perdana Premier League 2016-2017 membuat Chelsea masuk dalam hitungan perebutan kursi juara. berbekal pemain hebat, tidak hanya di starting eleven, tapi juga pelapisnya, sebut saja Pedro, Cuadrado, Fabregas, Kurt Zouma, Loic Remy ataupun Traore.

*Ahmad Hidayah 
Alumnus Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Sumber foto : https://www.chelseafc.com
     
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Chelsea Patut Masuk Hitungan Rating: 5 Reviewed By: mindis.id