mindis.id
Latest News
Saturday, July 23, 2016

From OB (Office Boy) to OB (Owner Bisnis)

Baca Juga


Berawal dari kepepet karena menjadi korban PHK, Jajang Ruhita, pemilik Kedai Bakso Kang Jajang, akhirnya memutuskan untuk membuka usaha bakso. Meski baru saja berdiri, Kedai Bakso Kang Jajang sudah memiliki banyak peminat. Bayangkan, per harinya saja, dia bisa menghabiskan bakso sekitar 300 porsi. Itu pun untuk hitungan hanya pada saat jam makan siang berlangsung.

Sebelumnya, Kang Jajang hanyalah seorang OB (office boy). Dia bekerja sambil kuliah. Sayang, setelah menyelesaikan kuliahnya, dia malah terkena PHK. Passion-nya yang memang sebagai wiraswasta, membuatnya berpikir untuk membuka usaha bakso. Modal awal membuka usaha bakso didapatnya dari uang hasil PHK. Dia pun meninggalkan gelar sarjananya. “Gelar SKom yang seharusnya singkatan dari Sarjana Komputer, malah menjadi Sarjana Kompor,” ucapnya berkelakar.

Selain rasanya lezat, harga bakso Kang Jajang pun tidak menguras isi kantong. Harga per porsinya hanya Rp16.000. Cukup murah jika dibandingkan dengan kualitas dan rasa baksonya menggoyang lidah.

Saat ini, Kang Jajang telah mendirikan kedai bakso di daerah Jakarta, tepatnya di Gedung Graha Mitra Kav. 21 Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kedai bakso ini buka dari Senin–Jumat pada pukul 11.00–17.00 WIB. Kini dia memiliki karyawan sekitar empat orang. Rumah produksi kedai baksonya terdapat di daerah Depok.

Rencana selanjutnya, dirinya ingin merealisasikan tawaran kerja sama dari costumer-nya dengan membuka cabang di daerah Bandung, BSD, dan Jakarta Pusat. Dengan begitu, artinya, dia dapat mendukung program pemerintah dengan menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. *Novellia Narulita
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: From OB (Office Boy) to OB (Owner Bisnis) Rating: 5 Reviewed By: mindis.id