mindis.id
Latest News
Thursday, June 30, 2016

Balikpapan, Kota Maju nan Kaya

Baca Juga


DALAM kurun waktu sepuluh tahun belakangan ini, Kota Balikpapan menjadi sebuah kota dengan perkembangan paling menjanjikan. Berdasarkan survei Indonesia Most Livable City Index yang dilansir Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP), kota ini memiliki nilai di atas rata-rata secara nasional. Kota yang berada di Provinsi Kalimantan Timur ini mengalahkan Yogyakarta yang selama dua kali berturut-turut, yakni 2009 dan 2011, sebagai kota ternyaman.
Data ini tidaklah mengada-ada. Jika salah satu faktor suatu kota layak huni adalah kebersihannya, Kota Balikpapan pernah meraih 17 kali Piala Adipura secara berturut-turut. Alhasil, kota ini meraih kota terbersih se-Asia Tenggara, dalam tiga kategori sekaligus; clean land, clean water, dan clean air. 
Pertanyaannya, mengapa Kota Balikpapan bisa semaju seperti sekarang ini? Alasannya, kota ini tidak memiliki penduduk lokal sehingga orang-orang yang hari ini tinggal di Balikpapan adalah para pendatang yang memiliki tingkat pendidikan tinggi. Dalam sejarahnya, kota ini memang di bangun oleh para pendatang. Tingkat urbanisasi di Kota Balikpapan mencapai 5% per tahun. Secara tidak langsung, para pendatang dengan tingkat pendidikan tinggi lebih mudah diatur dan menerapkan pola hidup yang lebih maju dibandingkan dengan orang-orang dengan tingkat pendidikan rendah.
Uniknya, sejak 2002, Kota Balikpapan memiliki perda wajib kerja bagi yang ingin menjadi warga Balikpapan. Pendatang diberi waktu maksimal tiga bulan untuk mendapatkan kerja. Bila sudah mendapatkan pekerjaan, warga tinggal membuat surat kerja dan datang kembali ke Catatan Sipil untuk mengajukan proses menjadi warga Balikpapan. Jika dalam kurun waktu tiga bulan belum juga mendapat pekerjaan, kemungkinan besar akan terjaring razia oleh Satpol PP. Pendatang tersebut beserta keluarganya, akan dipulangkan ke daerah asal mereka. Perda ini layak dicontoh Provinsi DKI Jakarta yang juga kaya akan pendatang.
Balikpapan memang kota dengan julukan Kota Minyak. Lewat minyaklah kota ini dibangun. Meski sudah tidak ada lagi sumur minyak, namun kota ini memiliki kilang pengolahan minyak yang dibangun sejak zaman Belanda. Uniknya, Balikpapan tidak memiliki lahan pertambangan. Justru, sumur-sumur migas aktif terletak di daerah tetangga, terutama Kutai Kartanegara. Migas yang disedot dari sana dialirkan ke Balikpapan untuk diolah di kilang milik Pertamina, lalu dialirkan ke kapal tanker yang berlabuh. Di Balikpapanlah pekerja minyak dan industri pendukung lain berkantor, bertempat tinggal, dan membelanjakan uangnya. Oleh karena itu, cash flow Kota Balikpapan menjadi semakin cepat dan berdampak pada perkembangan kota itu sendiri.
Tak heran jika Balikpapan banyak disinggahi oleh para perusahaan-perusahaan tambang Indonesia dan dunia, sebut saja TOTAL dan Chevron. Hampir seluruh perusahaan tambang di Indonesia memiliki kantor di Balikpapan. Banyaknya ekspatriat yang singgah di Kota ini, secara tidak langsung, membentuk pola hidup maju di Kota Balikpapan.

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/jonijauhari/14783098555/


*Ahmad Hidayah
ismetibon@gmail.com
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Balikpapan, Kota Maju nan Kaya Rating: 5 Reviewed By: mindis.id